SEJARAH MUSIK KLASIK

ENSIPEDIA.ID – Pada era Baroque, bentuk dan gaya musik periode Klasik ditandai dengan melodi dan bentuk yang lebih sederhana, inovasi utamanya adalah sonata yang merupakan pengembangan dari canzone. Contoh komposer yang paling terkenal yaitu John S. Bach dan Antonio Monteverdi.

Selama masa ini, tak hanya kelas bangsawan berpendidikan saja yang dapat menikmati musik, kelas menengah pun juga memiliki akses lebih untuk menikmatinya. Menarik bukan? 😊

Sebelumnya udah pada tau belum kalau musik itu memiliki 6 periode. Wah apa aja tuh? 🤔

  1. Musik Abad Pertengahan (sekitar tahun 600-1600)
  2. Musik era Renaisans (sekitar tahun 1400-1600)
  3. Musik Baroque (sekitar tahun 1600-1700)
  4. Musik Klasik (antara tahun 1700-1810)
  5. Musik Romantis (antara tahun 1810-1900)
  6. Musik abad ke-20
    Nah itulah periode permusikan yang saya tau hehe 😅✌🏼

Untuk merefleksikan masa transisi atau periode klasik ini, komposer membuat musik yang lebih mudah untuk dipahami. Piano menjadi instrumen utama yang digunakan komposer. Di periode ini pun, Mozart menulis symphony pertamanya dan menjadi komposer terkenal pada saat itu juga.

Tidak hanya itu, pada periode Klasik ini Ludwig van Beethoven lahir. Beethoven juga merealisasikan symphony-nya sendiri, dan dia dikagumi banyak orang dengan hasil karyanya, masyarakat dunia juga menganggap Beethoven sebagai komposer transisi dari Musik Klasik ke Musik Romantis. Woww banget kann..

Nah pada era Musik Romantis, Frederic Chopin dan Niccolo Paganini mengambil kesempatan untuk meneruskan karya para komposer terdahulunya. Musik Romantis ini mengikuti nuansa romansa yang berarti mengikuti garis melodi dengan menyertakan unsur/elemen emosional.

Jadi bagi kalian yang ingin menenangkan emosi dan meminimalisir penyakit hipertensi dengarkanlah Musik Klasik. Kenapa? Karena banyak penelitian yang mengatakan jika musik klasik memiliki banyak manfaat salah satunya yang disebutkan tadi. Silahkan buktikan sendiri ya!

Latest articles