Review Sebuah Buku | ‘THIS IS WHY I NEED YOU’

ENSIPEDIA.ID – Sebelum memasuki ke dalam resensi buku kali ini, alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan penulisnya. Brian Khrisna—penulis asal Bandung yang keluar dari rahim Ibunya sendiri pada tanggal 17 Januari, puluhan tahun silam. Mojang Bandung ini mengawali karir tulis-menulisnya pada tahun 2010 lewat suatu platform yang bernama Tumblr, dan ia dikenal oleh anak setongkrongannya di sana dengan julukan ‘Mbeeer’. Anak hasil perkelahian ranjang antara Ibu dan Ayahnya ini ternyata sudah banyak menghasilkan karya tulis yang ciamik dan berasaskan—puisi, prosa, senandika, komedi, dan sejenisnya yang ia geluti ketika sedang ngopi santuy, salah satunya sebuah novel berjudul ‘This Is Why I Need You’.

Kali ini, saya sebagai pembaca sekaligus penikmat karya-karyanya akan menceritakan sedikit kesan serta penilaian saya terhadap salah satu karyanya, yakni sebuah novel yang berjudul ‘This Is Why I Need You’. Sejujurnya, saya selesai membaca novel tersebut selama seharian penuh. Bagaimana tidak, novel tersebut menyuguhkan banyak sekali daya tarik yang kuat seolah-olah si pembaca akan terhipnotis dan tidak dapat beranjak bangun apabila belum usai membacanya. Jadi, penasaran’kan akan isi dari novel ini? Mari, kita kupas secara seksama.

Diawali dengan tokoh utama yang bekerja sebagai bartender di sebuah tempat minuman beralkohol di Bandung. Sebut saja Ryan—seorang mahasiswa berbadan atletis yang ngekos di kos-kosan putri. Semuanya berawal ketika barnya kedatangan pelanggan perempuan yang bernama Lifana alias Mbak Adele yang tampaknya sedang mengalami masalah sampai-sampai doi memesan minuman dengan kadar alkohol yang tinggi.

Alhasil, sewaktu Ryan mau menutup tokonya, tiba-tiba Lifana terjungkirbalik akibat tidak dapat menahan efek dari sebuah minuman beralkohol yang doi pesan tadi. Kemudian, Ryan dengan sangat terpaksa mesti mengantarnya pulang karena tidak mungkin dia meninggalkan doi tergeletak begitu saja di toko yang sudah tutup. Kebetulan, Lifana ini membawa mobil, dan akhirnya Ryan pun mengantarkannya dengan mobil milik doi, karena tidak mungkin ia mengantarkannya dengan motor bututnya yang penyakitan.

Dari situ, dengan sangat terpaksa Ryan membuka tas Lifana untuk melihat alamat yang dapat dituju. Ternyata, di dalam kartu identitas yang ada pada tas Mbak Adele menyatakan bahwa perempuan yang bernama lengkap Lifana Ladiana ini adalah seorang mahasiswi yang sekampus dengannya. Doi bergelut di Fakultas Kedokteran, sedangkan Ryan di Fakultas Psikologi. Mereka pun ternyata seangkatan.Dari pertemuan itulah kisah antara Ryan dan Lifana dimulai. Singkat cerita, Ryan dan Lifana pun akhirnya akrab meskipun Ryan masih terlihat cuek dan bodoamatan.

Di satu sisi, Lifana memiliki seorang pacar yang sering main tangan terhadapnya sampai-sampai pernah kejadian waktu Lifana dikasari pacarnya di kos-kosan putrinya Ryan dan akhirnya Ryan turun tangan untuk menghajar pacar Lifana habis-habisan dikarenakan motor butut pecicilannya menjadi korban dari perkelahian tersebut.

Seusai kejadian tersebut, Ryan dan Lifana semakin akrab dan lengket, bahkan tampaknya Ryan pun luluh dan mulai menjadi sosok penjaga bagi Lifana. Perlu diketahui bahwa, Lifana ini ternyata seorang perempuan yang dilabeli sebagai perempuan nakal, hina, kotor, dan sebutan tidak terpujinya karena gosip yang tidak sepenuhnya benar beredar di lingkungan kampusnya. Maka dari itu, Ryan selalu ada untuknya agar Lifana tetap terjaga dan menjadi tanggungjawabnya setelah Lifana memutuskan untuk ngekos di kos-kosan putrinya Ryan.

Tanpa sepengetahuan Lifana, ternyata Ryan yang selama ini selalu ada untuknya ternyata memiliki masa lalu yang kelam—latarbelakang masa lalu yang kelam melebihi masa lalunya Lifana. Sewaktu Ryan dan Lifana merayakan lebaran di rumah orang tuanya Ryan di Cianjur, Lifana mesti tertahan di sana dan menahan luka pedih dikala Ryan dipukuli oleh Ayahnya sendiri yang seorang tentara. Lifana tidak mengetahui apa alasan Ayahnya Ryan memukuli anaknya sendiri.

 

Baca juga : Kenali Charm Point atau Titik Pesona Pada Dirimu – Ensiklopedia Bebas (ensipedia.id)

 

Dan, ternyata, setelah mendapatkan penjelasan dari sahabat-sahabatnya Ryan, sebut saja Rara dan Dimas. Lifana terkejut dan tidak dapat menerima kenyataan bahwasanya Ryan adalah seorang gay dan hal tersebut menjadi alasan kenapa Ayahnya Ryan memukulinya tempo hari lalu. Ryan ternyata memiliki kelainan yang dianggap oleh masyarakat dan bahkan orang tuanya adalah sebuah aib bagi tempat tinggalnya dan orang tuanya sendiri. Seorang anak yang tidak diharapkan kelahirannya oleh orang tua kandungnya sendiri.

Opini Penulis

Menurut saya, novel ini sangat kompleks—romansa, keluarga, filosofi, hingga sesuatu yang dianggap tabu dapat ditemui dalam novel ini. Gaya penulisan yang disajikan oleh penulis pun sangat mudah dicerna dan menarik, bahkan kita bisa dibuat senyum kecil sampai tertawa terbahak-bahak. Alur ceritanya pun tidak monoton dan beberapa kali membuat saya terpukau karena kemahiran penulis dalam menghubungkan awal alurnya dengan alur pada bab-bab selanjutnya yang sangat kuat sekali. Konflik yang ada dalam novel ini pun menjadi suatu klimaksnya tersendiri, apalagi pas Ryan memberitahu pada Lifana bahwa ada seseorang yang pernah menetap dalam kehidupannya jauh sebelum Lifana hadir. Beuh, bikin tertegun, deh. Tak lupa, penokohannya pun sangat kuat yang bisa membuat pembaca dapat merasakan karakter dari setiap tokoh yang ada dalam novel ini.

Jadi, bagaimana, tertarik untuk membacanya?

Mikhael
an ordinary guy who wants to live as a human being.

Latest articles