Puncak Kejayaan Jerman, Italia, dan Jepang

Ternyata Adolf Hitler Pernah Kredit Limosin Mercedes-Benz - Otomotif Liputan6.com

ENSIPEDIA.ID – Perang Dunia II merupakan perang global yang berlangsung sejak 1939-1945. Perang Dunia II ini melibatkan banyak sekali negara di dunia, yang dimana terjadi pembagian 2 aliansi yang saling bertentangan, yaitu Blok Sekutu dan Blok Poros (Jepang, Jerman, Italia). Perang Dunia II menjadi perang paling mematikan sepanjang sejarah, yang dimana memakan korban sebanyak 50 juta sampai 70 juta korban jiwa. Tidak hanya anggota militer, warga sipil juga banyak yang terkena dampak dari perang ini. Mulai dari insiden Holocaust (Pembantaian 6 juta kaum yahudi oleh N*zi Jerman) hingga pemakaian senjata nuklir digunakan dalam perang ini.

 

  1. Jerman berhasil menguasai PolandiaSejarah Hari Ini: Jerman Menyerang Polandia | Cek&Ricek

Pada 1 September 1939, Jerman dan Uni Soviet bekerja sama untuk menguasai Polandia. Dan karena kejadian ini, Jerman dideklarasikan perang oleh Prancis dan Britania Raya. Setelah 5 minggu semenjak dimulainya invasi, pada 6 Oktober 1939 Jerman dan Uni Soviet menguasai Polandia sepenuhnya.

 

  1. Meski menyatakan perang, tentara Prancis dan Britania Raya hanya menjaga perbatasan Prancis-Jerman dan tidak menyerang JermanFrench soldiers captured by the German Army during WW2, Maine - France 1940 (1676 x 979) : HistoryPorn

Meski telah mendeklarasikan perang kepada Jerman, Prancis dan Britania Raya tidak melakukan apapun selain menjaga perbatasan Prancis-Jerman. Prancis cukup percaya diri dengan kekuatannya, karena telah memenangkan Perang Dunia I. Tentara-tentara yang berjaga di perbatasan pun tidak menyerang Jerman, karena takut akan dibalas oleh tentara Jerman.

 

  1. Uni Soviet memperluas kekuasaannya ke FinlandiaPerang Dunia II « Sejarah populer untuk pemula

Uni Soviet yang sukses menguasai Polandia, terus mencoba memperluas kekuasaannya. Stalin pun berencana menguasai Finlandia pada akhir tahun 1939. Meski telah mencoba melawan tentara Finlandia, pertahanan tentara Finlandia cukup kuat. Sehingga, Uni Soviet dan Finlandia bersepakat untuk damai agar tidak terjadi jatuhnya korban lagi.

 

  1. Britania Raya meminta penghentian pengiriman suplai bijih besi kepada Swedia dan Norwegia, tapi ditolakGerakan Perlawanan Norwegia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Swedia terkenal dengan sumber bijih besinya. Pada saat itu, Swedia pun mengirimkan suplainya pada Jerman. Karena Jerman termasuk salah satu negara yang sering memesan bijih besi kepada Swedia. Norwegia sebagai penyalur antara Swedia dan Jerman tentu tidak ingin terjadi perhentian pemesanan. Karena jika pemesanan suplai bijih besi berhenti, maka Norwegia tidak akan mendapat pemasukan.

Britania Raya menginginkan penghentian pengiriman suplai bijih besi. Karena semakin banyak bijih besi yang dikirim ke Jerman, maka Jerman akan semakin kuat. Namun, sayangnya Norwegia dan Swedia tidak sependapat dengan Britania Raya. Norwegia dan Swedia menolak permintaan Britania tersebut.

Karena menolak, Britania Raya memasang ranjau di sepanjang pantai Norwegia, untuk mencegah kapal keluar-masuk

Britania Raya yang permintaannya ditolak oleh Norwegia dan Swedia, terpaksa membuat mereka menaruh ranjau di sepanjang pesisir pantai Norwegia. Hal ini dilakukan agar Norwegia tidak dapat mengirim suplai dari Swedia ke negara manapun.

 

  1. Jerman segera memperluas kekuasaannya ke Norwegia dan SwediaInvasi Jerman di Denmark (1940) - Wikiwand

Jerman yang tau tindakan yang dilakukan Britania Raya, membuat Hitler segera menggerakkan tentaranya ke Norwegia dan Swedia. Hal ini tentunya dicegah oleh pihak sekutu. Dan disini, terjadilah peperangan pertama antara Jerman dan Sekutu sejak awal deklarasi perang.

Peperangan antara Jerman dan Sekutu, diungguli oleh kekuatan militer udara Jerman. Hal ini membuat tentara Prancis dan Britania Raya kewalahan. Pada akhirnya, tentara sekutu pun mundur, dan Norwegia dan Swedia dikuasai sepenuhnya oleh Jerman.

 

  1. Jerman berperang dengan Prancis dengan melibatkan Belanda dan BelgiaBattle of Belgium - Wikipedia

Tentara Prancis yang hanya menjaga di perbatasan Jerman-Prancis, tentunya tidak menduga bahwa Jerman akan masuk melalui Belanda dan Belgia. Kejadian yang sama persis dengan Perang Dunia I, dimana Belgia dan Belanda menjadi medan perang antara Prancis dan Jerman. Prancis yang mengetahui ini, tidak tinggal diam. Prancis pun masuk ke Belgia dan Belanda, menahan serangan Jerman di perbatasan.

 

  1. Taktik yang merubah arahnya perang, Taktik BlitzkriegBlitzkrieg - Wikipedia

Hitler tidak ingin mengulangi kesalahan Jerman pada saat Perang Dunia I. Hitler pun memakai taktik Blitzkrieg. Teknik Blitzkrieg adalah teknik menyerang yang membutuhkan kecepatan tinggi. Tentara Sekutu akan dilambatkan dengan mengirimkan pengungsi. Sehingga, tentara Jerman akan masuk pada salah satu celah, dan terus menerobos dan membelok. Sehingga terjadi pengepungan dari segala arah oleh Tentara Jerman.

Belgia dan Belanda sepenuhnya dikuasai oleh Jerman dengan menggunakan taktik Blitzkrieg ini. Prancis yang kalah pun terpaksa mundur. Dan Jerman terus melebarkan sayapnya ke Prancis.

 

  1. Keruntuhan Paris, dan Prancis sepenuhnya dikuasai oleh JermanThe On-Set of World War Two (1939) - By Miles Hodges

Pada tanggal 5 Juni, ketika kota Dunkrik jatuh ketangan Jerman setelah evakuasi tentara Inggris selesai, Hitler mengerahkan 10 divisi panzernya dengan 133 divisi infantri ke selatan, ke arah Paris. Prancis cemas, Divisi-divisi mereka yang dapat dikerahkan selain lebih sedikit, juga tidak begitu terlatih. Hampir semua divisinya yang lebih terlatih justru terasing, terpencil di Belgia utara setelah dipotong oleh serangan Guderian.

 

  1. Runtuhnya Prancis membuat mereka menjadi Boneka Perang Jerman14 juin 1940 : Les Allemands entrent dans Paris - Revue Des Deux Mondes

Jerman yang telah menguasai Prancis, membuat kesepakatan dengan Prancis. Yang dimana, Hitler akan berjanji untuk menjaga semua pangkalan militer milik Prancis di Negara Jajahan Afrika. Prancis pun setuju, yang berarti Prancis mundur dari Sekutu.

 

  1. Italia mencoba menguasai Mesir dan Yunani, tapi tidak berhasil dengan baikItalian war crimes and atrocities in Greece during WW2 – WW2Wrecks.com

Melihat kesuksesan Hitler, Mussolini pun mencoba untuk tidak tinggal diam. Italia awalnya mencoba menguasai Somaliland Inggris, dan ternyata hasilnya sukses. Tapi saat Italia mencoba menguasai Mesir, hasilnya tidak cukup baik dan hanya menguasai sedikit wilayah.

Tidak berhenti disitu, Italia berusaha menguasai Yunani. Namun, yang terjadi malah Italia yang diserang oleh Yunani yang menyebabkan kehilangan sebagian teritori kekuasannya. Hitler yang mengetahui ini kesal dengan Mussolini, dan segera membantu Italia.

 

  1. Hitler membantu Mussolini menguasai Hungaria, Rumania, Bulgaria, Yugoslavia, dan YunaniResearchers Uncover Missing Data Of 420 000 Hungarian WWII Prisoners Of War In Russia - Hungary Today

Dimulai dengan Jerman yang memaksa Hungaria menandatangani Pakta Tripartit. Lalu, Rumania yang berada dibawah pengaruh Uni Soviet menginginkan adanya bantuan dari Jerman. Sehingga, bergabunglah Hungaria dan Rumania pada Blok Poros.

Yugoslavia, tetangga Hungaria dan Rumania memutuskan untuk masuk ke Blok Sekutu. Namun, tidak lama kemudian Yugoslavia dikuasai oleh Italia dibantu Hungaria dan Rumania. Tidak berhenti disitu, Jerman mengirimkan pasukannya untuk membantu tentara Italia menghadapi Yunani. Dan pada akhirnya, Yunani dikuasai oleh Blok Poros.

 

Baca juga : Kenali Charm Point atau Titik Pesona Pada Dirimu – Ensiklopedia Bebas (ensipedia.id)

 

  1. Jerman mulai menyerang Uni Soviet, dikenal dengan Operasi BarbarossaOperasi Barbarossa - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jerman yang hampir menguasai seluruh Eropa, tetap tidak membuatnya merasa cukup. Pada 22 Juni 1941, Jerman melakukan serangan terhadap Uni Soviet, atau biasa dikenal dengan Operasi Barbarossa. Jerman yang menguasai Uni Soviet yang sedang tidak siap, layaknya disambar petir disaat cuaca cerah. Uni Soviet terpukul mundur. Hingga pada November 1941, Jerman telah menguasai titik paling timurnya, yaitu Moscow.

Pada saat itu, salju mulai turun. Tentara Jerman yang tetap disuruh maju oleh Hitler, dihambat oleh cuaca salju yang dingin. Tentara Uni Soviet yang memakai perlengkapan salju, tentunya lebih siap menghadapi perang di musim dingin. Dan tibalah tentara Uni Soviet yang menyerang tentara Jerman. Jerman mengalami kekalahan dan mundur. Hingga beberapa wilayah tadi yang telah dikuasai oleh Jerman, kembali direbut oleh Uni Soviet.

 

  1. Amerika yang menguasai Perairan Asia Tenggara, membuat Jepang kesusahanList of aircraft carriers of World War II - Wikipedia

Tidak ingin kalah dengan kesuksesan Jerman dan Italia. Jepang pun berencana melebarkan kekuasaannya ke seluruh Asia. Tapi ada satu masalah, yaitu Amerika Serikat. Amerika Serikat yang memiliki kekuasaan di perairan Asia Tenggara tentunya memiliki kapal yang sangat canggih pada masanya. Jika dibandingkan dengan teknologi kapal Jepang, tentunya kapal Amerika Serikat jauh lebih canggih. Demi melonggarkan pertahanan di perairan Asia Tenggara, maka satu-satunya cara adalah Pengeboman Pearl Harbour.

 

  1. Pengeboman Pearl Harbour7 Desember 1941, Pengeboman Pearl Harbor... Halaman all - Kompas.com

Pada 7 Desember 1941, Jepang mengebom pangkalan militer Amerika Serikat di Hawaii saat itu, yaitu Pearl Harbour. Hal ini membuahkan hasil yang sangat baik. Jepang pun dengan mudahnya memasuki negara-negara di Asia Tenggara.

 

  1. Jepang Mulai Menguasai Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Negara Asia Tenggara LainnyaSejarah Penjajahan Jepang di Indonesia - Sejarah BOGOR

Pada 8 Desember 1941, Jepang masuk ke Filipina dan mulai menguasai rakyat disana. Sedangkan di Indonesia, Jepang masuk pada 8 Maret 1942. Dengan melemahnya kekuatan Amerika Serikat di perairan Asia Tenggara, memudahkan Jepang untuk menguasai Vietnam, Kepulauan Vilbert, Guam, Hongkong, dan Filipina. Lalu Jepang membuat Thailand menjadi negara bonekanya, dengan membantu penyerangan ke Malaysia. Setelah itu, Jepang lanjut menguasai Singapura, Indonesia, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon. Tidak berhenti di situ saja, Jepang mengancam Australia dengan mengebom Australia Utara (Pengeboman Darwin)

 

  1. Amerika Serikat Mendeklarasikan Perang kepada Jepang, Jerman, dan Italia5 Kekejaman Perang yang Dilakukan Sekutu pada Perang Dunia 2

Dengan dibomnya pangkalan militer Pearl Harbour, membuat Amerika Serikat mendeklarasikan perang kepada Jepang. Lalu, Jerman dan Italia ikut mendeklarasikan perang ke Amerika Serikat. Sehingga, membuat Amerika Serikat masuk ke Blok Sekutu.

Latest articles