Gangguan Psikologis ‘OCD’

ISTILAHISTILAH GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA MANUSIA Bab. 1

BAB 1. OCD (Obsessive Compulsif Disorder)

ENSIPEDIA.ID – Secara umum, OCD adalah sejenis gangguan mental yang mempengaruhi pengidap/penderita untuk melakukan sesuatu secara berulang-ulang (obsesi), dan akan menimbulkan rasa cemas yang berlebih bahkan sampai ketakutan jika tidak segera melakukannya. Meski sadar, tetap saja mereka (pengidap/penderita) tidak dapat menghindari tindakannya itu, istilah ini disebut dengan kompulsif.

KASUS

Dalam suatu kasus yang ts rangkum, ada seorang wanita dari Inggris bernama Serin Reyner yang harus mencuci rambutnya hingga 72 kali sehari. Hal tersebut disebabkan karena OCD yang dimilikinya sejak ia berumur 7 tahun.

Dari kasus tersebut dapat disimpulkan, OCD tidak mengenal usia ataupun gender, gangguan psikologis ini dapat dialami oleh siapa saja. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam menanggapi suatu hal yang sedang atau akan terjadi, dan jangan terlalu belebihan ya gaes karena OCD ini memang dapat merubah perilaku seseorang secara signifikan. Mengerikan bukan?!

Lalu, apa aja yang jadi penyebab & faktor dari OCD ini?

Dalam sudut pandang medis, ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya, diantaranya;
– Struktur otak dan fungsinya,
– Lingkungan yang terlalu sempit dan kaku, sehingga dapat mempengaruhi psikis orang tersebut,
– Pernah mengalami kejadian yang tidak meng-enakan, dan
– Faktor keturunan.

GEJALA

Seseorang yang tiba-tiba memiliki obsesi dan kompulsif yang tidak seperti biasanya bisa dikaitkan dengan gejala OCD. Gejala ini dapat mengganggu semua aspek dalam kehidupannya.

Untuk gejalanya sendiri, cenderung bisa datang dan pergi begitu saja, serta dapat mereda seiring berjalannya waktu atau bahkan juga bisa semakin memburuk. Namun, adakalanya kita menemui seorang Psikiater yang dapat membantu kita mengenai apa yang kita rasakan melalui pemeriksaan fisik, mental, dan lanjutan.

 

Baca juga : Kenali Charm Point atau Titik Pesona Pada Dirimu – Ensiklopedia Bebas (ensipedia.id)

 

PENGOBATAN

Dalam hal ini, pengidap/penderita diharapkan dapat melakukan terapi kognitif dan mengkonsumsi obat antidepresan sesuai dengan kondisi/tingkat keparahan gejala tersebut dan yang pasti harus ada anjuran dari dokter.

Dalam catatan medis, OCD ini cenderung sulit untuk disembuhkan, berbagai pengobatan dilakukan untuk membantu para pengidap/penderitanya agar dapat mengendalikan gejala sehingga kondisinya tidak semakin memburuk.

So, teruntuk kalian semua, para pembaca. Mohon kurangi tindakan yang dapat memicu munculnya korban, seperti bullying, kekerasan, pelecehan, dan berbagai tindakan negatif lainnya untuk meminimalisir terjadinya gangguan psikologis yang akan dialami oleh seseorang.

Note: BAB 2 akan kita lanjut di hari berikutnya ya! See you soon 👋

Latest articles