Mengenal 4 Kebahagiaan yang Ada Di Dalam Tubuh.

ENSIPEDIA.ID – Sebagai manusia pada umumnya, tentunya kita memiliki sebuah perasaan. Entah itu perasaan bahagia, sedih atau bahkan depresi. Lalu tahukah kita apa yang membuat kita menjadi merasa sedih atau merasakan kebahagiaan?

Neurotransmitter. Yap, neurotransmitter adalah senyawa kimia didalam otak yang memainkan peran yang sangat penting bagi otak dalam mengatur kinerja berbagai sistem tubuh. Salah satunya adalah suasana hati.

Neurotransmitter sendiri bertugas menyampaikan pesan antara satu sel saraf ke sel saraf target di otot, kelenjar, dan bagian lain di dalam tubuh. Atau dengan kata lain, neurotransmitter adalah bahasa yang digunakan oleh sel saraf. Lalu neurotransmitter apa saja kah yang mempengaruhi suasana hati? Berikut beberapa neurotransmitter yang akan saya bahas beserta perannya.

 

1. Dopamine

Neurotransmitter yang satu ini mungkin tidak asing lagi di telinga kita. Dikenal sebagai neurotransmitter rasa senang atau pengendali emosi, dopamine memainkan peranan penting untuk daya ingat, perilaku, mempelajari sesuatu, hingga koordinasi gerak tubuh. Salah satu peranan dopamine adalah mengendalikan jalur motivasi perilaku melalui penghargaan (reward and motivation).

Lalu apa akibat jika kita kekurangan atau kelebihan dopamine?

Beberapa gangguan yang dapat terjadi jika kelebihan dopamine berhubungan dengan mental, seperti skizofrenia dan kelainan bipolar. Kedua gangguan tersebut dapat menyebabkan kelainan mental yang berbahaya jika tidak segera ditangani. Gejala yang paling umum terkait kelebihan dopamine adalah libido tinggi, gampang stress, insomnia, dan perasaan bersemangat atau senang yang berlebihan.

Sedangkan saat seseorang mengalami kekurangan hormon dopamin, saraf otak tidak dapat bekerja dengan efektif dalam mengirimkan sinyal. Dimana kondisi ini dapat mengganggu aktivitas otak dalam mengatur berbagai fungsi kognitif dan motorik dalam tubuh tubuh. Efek yang disebabkan biasanya adalah rasa ingin bunuh diri atau melukai diri sendiri, serta penurunan daya ingat.

 

2. Oxytocin

Hormonc ‘oxytocin’ atau dikenal juga dengan ‘hormon kepercayaan’. Neurotransmitter selanjutnya ialah oxytocin.

Sama dengan dopamin, hormon ini juga berpengaruh penting terhadap emosi. Terlebih lagi merujuk kepada hubungan percintaan, seks, juga hubungan orang tua dan anaknya. Bukan hanya berpengaruh terhadap suasana hati, tetapi hormon ini juga memainkan peran terhadap kondisi mental.

Oxytocin kerap kali dikaitkan dengan rasa setia dalam hubungan romantis. Dimana ini berpengaruh dalam membuat pria lebih tertarik dengan pasangan wanitanya dan mengabaikan wanita lain. Beberapa peranan lain oxytocin adalah pada proses persalinan dan menyusui, hubungan seksual dan juga menguatkan ikatan batin antara ibu dan anak.

 

3. Serotonin

Hormon ini berhubungan dengan kestabilan suasana hati. Contohnya, seperti melakukan meditasi, yoga, lari pagi atau pun deep breathing.

Selain itu, serotonin memainkan peran penting untuk kesehatan, mulai dari kondisi psikologis, proses pembekuan darah, hingga sistem pencernaan. Serotonin juga diketahui berpengaruh pada banyak fungsi psikologis dan kepribadian seperti fungsi neuroendokrin, emosi, motorik, kognitif, dan lain-lain.

 

4. Endorphines

Neurotransmitter terakhir ialah endorphines. Hormon ini berkaitan dengan pain killer. Dimana hormon ini adalah sejenis hormon atau senyawa kimia di tubuh untuk mengendalikan luka dan stres.

Fungsi utama hormon endorfin adalah untuk mengikis rasa sakit dan rasa tidak nyaman, serta memberikan sensasi menyenangkan untuk tubuh. Tidak hanya itu, endorfin juga berperan untuk meredakan stres, sehingga penting untuk kesehatan mental.

Berikut beberapa tips untuk meningkatkan hormon kebahagiaan:

1. Pastikan kamu tidur dengan cukup.

2. Mengonsumsi makanan manis atau makanan yang mengandung gula.

3. Berolahraga, melakukan meditasi, atau yoga dengan teratur.

4. Menghirup aromaterapi, ini dapat membuat suasana hatimu menjadi lebih tenang.

5. Terakhir, berhubungan seks (Tips yang satu ini khusus bagi mereka yang sudah memiliki pasangan).

Referensi:

1. Sehatq. 2020. “Mengenal hormon endorfin.” https://www,sehatq,com/artikel/hormon-endorfin-adalah-salah-satu-senyawa-kebahagiaan-di-tubuh.

2. Halodok. 2020. “Mengenal hormon cinta didalam kehidupan manusia.” https://www,alodokter,com/hormon-oksitosin-hormon-cinta-di-dalam-kehidupan-manusia.

3. Sehatq. 2020. “Berkenalan dengan hormon dopamine, sang senyawa kebahagiaan didalam otak.” https://www,sehatq,com/artikel/dopamin-adalah-senyawa-kebahagiaan-otak-bagaimana-meningkatkannya.

 

 

Latest articles