INSOMNIA

BAB 2. Insomnia

Kata ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian, tapi tidak ada salahnya untuk coba memahami apa yang sudah kalian rasakan, bukan? Nah, kita mulai literasinya yuk! Insomnia, secara umum dapat kita artikan sebagai suatu kondisi dimana kita sulit untuk tidur, sehingga mengganggu kualitas tidur dan waktu istirahat kita.

Yup, benar. Dalam dunia kesehatan, insomnia merupakan gangguan psikologis yang menyebabkan penderitanya sulit untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas tidur mereka. Gangguan tersebut dapat mempengaruhi kondisi tubuh penderita dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

KASUS

Untuk kasusnya, ts akan menjadikan diri ts pribadi sebagai sampel/contoh penelitian yang mungkin juga sering kalian alami.

Belakangan ini, waktu tidur ts seringkali digunakan untuk mengevaluasi, merevisi, dan banyak kegiatan lainnya hanya untuk mengatasi deadline kerjaan menjelang penutupan buku. Yup, sama seperti kalian, sambil memutar playlist favorit dengan lagu Semoga Ya yang dibawakan Nosstress disertai beberapa cemilan biar semangat dan fungsi otak gak overload. 😌

Tapi gaes, aktivitas tersebut malah buat ts jadi males buat tidur, dan jadi begadang deh padahal mata udah pengen merem. Alhasil, jadi kurang produktif di keesokan harinya deh, dan ini terjadi secara “kontinuitas” walaupun sudah gak ada kerjaan yang perlu buru-buru dikerjain. 😪

GEJALA DAN PENYEBAB

Dari kasus tersebut dapat disimpulkan salah satunya karena kebiasaan (habits), dan disertai dengan gejala umum lainnya, seperti:

  • Sering terbangun di larut malam atau bangun sangat pagi;
  • Tubuh lelah saat bangun;
  • Gampang mengantuk;
  • Cenderung sulit mengontrol emosi diri;
  • Sulit untuk fokus;
  • Sering pusing/sakit kepala, dan;
  • Khawatir untuk tidur.

Adapun penyebabnya, yaitu:

  • Stress;
  • Pola tidur yang buruk;
  • Cemas, dan;
  • Karena kafein/alkohol.

PENGOBATAN

Banyak yang beranggapan gangguan ini terjadi secara umum dan tidak terlalu serius dan bahkan tidak perlu penanganan medis. Padahal banyak juga kasus insomnia yang terbilang parah dan perlu penanganan serius oleh dokter.

Pengobatannya pun harus sesuai dengan saran/anjuran dokter agar tidak merembet ke gangguan psikologis lain.
Adapun cara mencegah terjadinya insomnia, yaitu:
Olahraga yang rutin;
Perbanyak konsumsi makanan sehat;
Usahakan aktif di siang hari agar lebih mudah untuk tertidur di malam hari;
Batasi konsumsi kafein/alkohol;
Perbaiki alur/pola tidur, dan;
Hindari banyak makan atau minum sebelum tidur.

DID YOU KNOW?

WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia pernah melakukan studi kasus mengenai insomnia ini, dan surveinya memperkirakan sebanyak 27% mengalami “kesulitan tidur” yang dominan dialami oleh perempuan. Hal ini dikarenakan perempuan lebih sensitif dengan perubahan dibandingkan pria sehingga rentan mengalami gangguan psikologis ini.

Note: BAB 3 akan kita lanjut di hari berikutnya ya! See you soon 👋🏼

==========
Sumber & Referensi:
[1] Puji, Aprinda. 2021. “Insomnia”. dari https://www,hellosehat,com/pola-tidur/insomnia/insomnia/%3famp diakses pada 28 Maret 2021
[2] Willy, Tjin. 2018. “Pengertian Insomnia”. dari https://www,alodokter,com/insomnia diakses pada 27 Maret 2021

Latest articles