Untuk Apa Sebenarnya Tujuanmu Hidup?

ENSIPEDIA.ID – Coba pikir, Untuk apa sebenarnya tujuanmu hidup?. Apa kita sebenarnya hidup hanya untuk beribadah kepada Tuhan? atau kita dilahirkan ditakdirkan untuk menjadi pekerja di masyarakat? atau bahkan sebenarnya tidak ada alasan pasti mengapa kita dilahirkan di dunia ini?. Sepanjang zaman, para filsuf menganggapnya sebagai pertanyaan paling mendasar. Ilmuwan, sejarawan, filsuf, penulis, psikolog, dan orang awam semuanya bergulat dengan pertanyaan di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Tapi ada satu hal pasti mengenai tujuan hidup ini, semua orang hidup untuk meraih tujuan hidup yang berbeda-beda.

“Ah biarlah, biar takdir yang tau nanti gua besar bakal gimana”, adalah alasan yang paling sering dipikirkan oleh anak muda. Lantas salahkah ketika kita berpikiran seperti itu?. Jawabannya tentu saja salah. Tujuan hidup bukanlah sesuatu yang ditentukan oleh takdir, namun kitalah yang menemukan tujuan hidup kita sendiri. Tapi, bagaimana kita dapat menemukan tujuan hidup kita.

Coba jawab pertanyaan berikut dengan hati yang jujur dan terbuka, “Hidup Anda sangatlah mapan tanpa kekurangan, namun diketahui hidup Anda kurang dari seminggu. Apa yang paling anda ingin wujudkan sebelum anda meninggal?”. Jika anda sudah menemukan jawabannya, maka hal tersebut merupakan mimpi tertinggi anda.

Mimpi tertinggi inilah yang menjadi kunci tujuan hidupmu. “Saya ingin pergi ke penjuru dunia bersama Istri”, “Saya ingin pergi ibadah haji bersama keluarga”, atau bahkan “Saya ingin bertemu idola saya” adalah contoh simpel dari mimpi terbesar seseorang. Ketika Anda sudah memiliki mimpi ini, jadikanlah sebagai tujuan hidup tanpa memikirkan hal-hal labil “Apa beneran terwujud ya?”. Ini bukan masalah bisa atau tidak bisa, tapi masalah mau atau tidak mau.

Disini kalian sudah memiliki tujuan dan alasan hidup. Tinggal bagaimana kalian mau atau tidak untuk meraih tujuan hidup tersebut. Tidak ada yang namanya takdir akan menanti kita, yang ada hanyalah kita yang menulis takdir kita sendiri.

Sedikit kutipan dari saya,

“Bagaimana Tuhan mau memprioritaskan keinginanmu, jika kau enggan memprioritaskan Tuhan-mu”,

sekarang sadar kenapa keinginanmu jarang terwujudkan? ini adalah salah satu alasan. Sisanya, tinggal bagaimana kerja keras kalian untuk meraih keinginan kalian.

Latest articles