Merokok Sambil Berkendara, Awas Bisa Terjerat Hukum

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Dari dulu sampai sekarang, sebagian masyarakat indonesia suka sekali dengan merokok, entah itu di rumah, cafe, atau di tempat tongkrongan. Akan tetapi pernahkah kamu melihat ada orang yang merokok sambil berkendara?

Dengan rasa tidak bersalahnya dia berkendara sambil merokok. Bagaimana perasaan kamu ketika melihat orang yang merokok sambil berkendara? Apakah kesal, marah, atau jengkel? Sebenarnya apakah boleh merokok sambil berkendara?

Dalam literasi kilat kali ini saya akan membahas tentang berkendara sambil merokok. Untuk kamu yang sekarang masih merokok sambil berkendara, yuk baca biar sadar kesalahannya.

Dampak Jika Kamu Merokok Sambil Berkendara

Emang apasih dampak ketika merokok sambil berkendara?. Dampak nyata ketika kamu merokok sambil berkendara adalah merugikan orang lain. Terlepas dari merokok dapat merugikan diri sendiri.

Kalau kamu merokok sambil berkendara efeknya juga berbahaya bagi orang lain. Salah satunya ketika kamu merokok sambil berkendara pasti kamu membuang abu rokok sembarangan sambil berkendara. Bagaimana jika itu terkena mata pengendara lain di belakang?

Tentu saja jika itu terkena oleh mata pengendara lain matanya akan perih dan iritasi jika tidak di obati. Itu hanya abunya saja. Bagaimana jika di dalam abu itu masih terdapat bara api rokok!. Bisa di bayangkan betapa perihnya mata anda ketika terkena itu.

Baca juga : Apakah Merayakan Hari Raya Harus dengan Petasan?

Aturan Hukum yang Siap Menjerat

Di dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang “Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat”. Bisa dilihat dalam pasal 6 huruf C.
Di situ terdapat aturan tentang larangan merokok sambil berkendara, yang berbunyi :

Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor.

Peraturan itu juga dimuat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang “Lalu Lintas dan Angkutan Jalan”. Tepatnya pada pasal 106 ayat 1. Jika melanggar, maka sesuai pasal 283, pengemudi akan dikenakan sanksi pidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Kesimpulan

Setelah melihat dampak dan aturan hukum yang siap menjerat, apakah kamu masih ingin merokok sambil berkendara?. Pemerintah sendiri sudah melarang, tetapi kenapa ada aja orang yang tidak taat aturan. Semoga kedepannya rakyat indonesia sadar akan larangan merokok sambil berkendara.

Latest articles