Alasan Mengapa Kamu Belum Menemukan Bakatmu

ENSIPEDIA.ID, MALANG – Di umur berapa kamu sudah menemukan bakatmu sendiri? Atau, jangan-jangan kamu masih belum tahu bakatmu apa? Normalnya, di usia remaja seseorang harusnya sudah dapat mengetahui minat dan bakat diri sendiri. Sehingga minat dan bakat ini nantinya akan diteruskan dan dipelajari di perguruan tinggi. Namun, tidak sedikit kasus remaja yang masih belum menemukan minat dan bakatnya. Bahkan sering terbesit berbagai pertanyaan di lubuk hati, “Aku sebenarnya bisa apa sih?” Atau “Enak ya orang lain dah bisa ini itu gua masih belum tahu passion gua”. Sebenarnya apa sih faktor yang membuat kamu belum menemukan bakatmu?

  1. Belum Siap Menghadapi Tantangan

Faktor ini merupakan faktor terbesar dalam kebanyakan para remaja. Banyak orang yang takut melangkah karena khawatir yang diraih ternyata membingungkan dan bukan passion-nya. Sebenarnya langkah paling awal untuk mencari bakat adalah berani melangkah meski memusingkan sekalipun. Justru memusingkan adalah hal yang wajar karena kita memang sedang mempelajari hal baru yang sebelumnya belum pernah kita dapatkan. Maka dari itu jangan sampai takut untuk melawan tantangan-tantangan yang ada di depan.

  1. Banyak Hal yang Ingin Dicoba

Faktor yang kedua ini juga banyak kali terjadi pada remaja. Di saat yang bersamaan ingin bisa banyak hal. Hal yang tidak konsisten ini justru membuat otak tidak fokus pada satu minat. Sehingga otak akan lebih tertekan dalam mempelajari sesuatu. Alangkah baiknya untuk memfokuskan salah satu minat dan apabila sudah selesai mempelajari satu minat bisa pindah ke minat lain yang diinginkan.

  1. Sedang Dalam Posisi Zona Nyaman

Zona Nyaman adalah musuh terberat para pelajar. Kerap kali banyak remaja yang ingin belajar sesuatu namun terhalang oleh adanya kenyamanan duniawi, seperti rebahan, main game, hingga nongkrong bersama teman. Tidak hanya bagi yang belum menemukan bakat, bahkan yang sudah menemukan bakat terkadang masih sulit untuk mencari bakat baru karena merasa sudah cukup dengan bakatnya yang sekarang.

  1. Gengsi Pertemanan

Ketika mau belajar malah dikatain temen “Ih, tumben belajar bro?”, seketika saja gengsi menguasai diri dan berhenti belajar. Pernah begini? Rata-rata hampir semua remaja pernah mengalaminya. Di saat seperti itu kita harus berani melawan gengsi tersebut tanpa harus merusak pertemanan dengan dibalas candaan seperti, “Iya, Bro, biasalah biar kerenan dikit lah”. Atau, jika dirasa circle pertemanan yang dirasa terlalu tidak nyaman untuk kondisi sedang tahap belajar, maka lebih baik mencari circle pertemanan yang satu passion dan satu frekuensi. Sehingga selain tidak terhalang dengan gengsi, justru kalian akan saling support dengan bertanya satu sama lain dan sebagainya.

Latest articles