Informasi Lengkap Tentang Pott Disease dan Apa yang Menyebabkan Penyakit Tersebut

Pott disease atau lebih dikenal dengan sebutan TBC tulang belakang merupakan tuberkulosis yang terjadi diluar paru-paru, tepatnya pada bagian tulang belakang. Penyakit ini umumnya menginfeksi tulang belakang pada area tengah punggung. Apa penyebab dari pott disease? Apakah bisa disembuhkan?

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, simak artikel berikut ini karena kita akan membahas mengenai pott disease beserta penyebabnya. 

Apa itu Pott Disease?

TBC atau TB tulang belakang ini dikenal juga dengan nama penyakit pott disease. Kondisi ini dapat diderita pada orang yang pernah atau sedang mengalami penyakit TB paru. Namun pada sebagian kasus lainnya pott disease ini dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit TB sebelumnya. Di seluruh dunia, TBC tulang belakang mencapai 10 hingga 35% dari kasus TB diluar paru-paru. Kondisi ini dapat di kategorikan penyakit berbahaya, karena dapat menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada tulang belakang hingga saraf tulang belakang. Akibat terburuknya, penderita dapat mengalami kelumpuhan bahkan kematian. 

Beragam Penyebab Pott Disease

Penyebab dari pott disease ini terjadi akibat bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis dari paru-paru atau area lain diluar tulang belakang dan menyebar hingga tulang belakang melalui aliran darah. Selanjutnya bakteri ini menyerang sendi atau keping yang berada diantara tulang belakang sehingga menyebabkan kematian jaringan sendi dan kerusakan di tulang belakang. 

TBC tulang belakang atau pott disease dapat terjadi pada orang yang tidak menderita atau memiliki riwayat tuberkulosis di area lain. Kondisi ini dapat terjadi karena bakteri tuberkulosis bisa berada di dalam tubuh menimbulkan gejala apapun. Kondisi ini biasa disebut dengan TB laten. Penularan pada TB biasanya terjadi melalui percikan air liur penderita tuberkulosis paru yang bersin atau batuk. Oleh karena itu, seseorang akan semakin besar kemungkinan tertular TBC tulang belakang jika sering berinteraksi dengan penderita TBC.

Penderita TBC tulang belakang yang tidak memiliki TB paru tidak dapat menularkan penyakit ini melalui udara. Tetapi penyebaran dapat terjadi jika seseorang terkena darah atau nanah dari luka penderita TB. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang dapat terinfeksi TBC tulang belakang, seperti:

  • Menetap di area kumuh dan padat
  • Menetap di area yang kasus TB nya tinggi
  • Berinteraksi dengan orang yang beresiko tinggi menderita infeksi TB
  • Lansia
  • Mengalami kondisi yang daya imun nya rendah atau menurun, seperti kanker, HIV/AIDS, ginjal stadium lanjut, dan diabetes
  • Sedang menjalani pengobatan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun, seperti kemoterapi, transplantasi organ, dan terapi imunosupresan
  • Menderita kecanduan alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang
  • Merawat pasien yang menderita TB

Gejala pott disease

Adanya pott disease atau tb tulang belakang sulit di deteksi, karena gejala umumnya baru akan timbul setelah infeksi cukup parah atau sudah mencapai stadium lanjut. Terkadang gejala juga dapat terjadi tanpa disadari. 

Pada umumnya orang yang menderita pott disease akan merasakan:

  • Nyeri punggung yang terpusat disatu wilayah dan semakin lama semakin berat
  • Merasakan kaku pada bagian punggung
  • Adanya benjolan atau pembengkakan dibagian punggung
  • Punggung bungkuk (kifosis)

TBC tulang belakang atau pott disease juga dapat disertai oleh gejala umum tuberkulosis, seperti:

  • Kelelahan
  • Demam
  • Keringat dingin
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan menurun

Sebab pott disease juga bisa disertai dengan TB paru, gejala TB paru seperti batuk dan sesak napas juga dapat dirasakan. Selain itu, meski jarang terjadi tetapi pott disease juga dapat terjadi pada bagian leher dan menyebabkan gejala seperti sulit menelan, suara serak, dan lemah otot atau mati rasa di kedua tangan dan kaki. 

Itulah informasi mengenai pott disease atau dikenal dengan TB tulang belakang beserta penyebabnya yang telah dirangkum oleh tim Ensipedia.id, semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan anda. Jangan lupa simak artikel kami lainnya, dengan berbagai macam pembahasan yang menarik di website kami.

Latest articles