Kisah Taufik Hidayat yang Hampir Membelot ke Negara Tetangga

ENSIPEDIA.ID, Jember – Salah satu legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat pernah berkisah bahwa ia hampir membelot ke salah satu negara tetangga Indonesia, yaitu Singapura.

Taufik Hidayat merupakan salah satu legenda bulutangkis Indonesia yang namanya masih membekas di ingatan pecinta bulutangkis hingga sekarang. Hal ini tak lepas dari prestasi-prestasinya yang luar biasa, baik ditingkat Nasional maupun Internasional.

Prestasi-prestasi yang ditorehkan pria kelahiran 10 Agustus 1981, diantaranya adalah; medali emas Olimpiade Athena 2004, Kejuaraan Dunia Anaheim 2005, Sea Games, Asian Games hingga Piala Thomas.

Dibalik semua prestasi gilang gemilangnya tersebut, Taufik Hidaya pernah mengungkapkan bahwa ia pernah hampir membelot ke negara tetangga, yaitu Singapura. Lantas, mengapa ia membelot? Simak penjelasannya di bawah ini.

Membelot Karena Konflik dengan PBSI

kisah-taufik-hidayat-yang-hampir-membelot-ke-negara-tetangga
Saat Taufik Hidayat Juara (foto: instagram | taufikhidayatofficial)

Usut punya usut, alasan Taufik Hidayat ingin meninggalkan tanah air dan pindah kewarganegaraan Singapura adalah karena pelatih yang menukanginya sejak usia 16 tahun, Mulyo Handoyo, didepak dari PBSI.

Dengan tidak lagi ditukangi oleh Mulyo Handoyo, membuat Taufik Hidayat naik darah dan mulai tak kerasan di platnas, ia sering terlibat masalah sejak tahun 2001 pada waktu itu.

Disisi lain, Mulyo Handoyo dikontrak oleh Singapore Badminton Association (BSA) tahun 2002 dan dipercaya untuk menukangi tunggal putra Singapura. Seakan tak ingin terpisahkan, Taufik berencana mengikuti jejak sang pelatih dan akan berpindah kewarganegaraan.

“Dulu saya sempat pindah ke Singapura pada tahun 2003, karena ada sedikit konflik dan akhirnya saya memutuskan pindah ke sana selama 4 bulan,” ungkapnya, seperti dilansir dari kanal youtube Institut Teknologi Bandung

“Dan di sana saya hampir pindah warga negara tapi itu suatu kepaksaan, bukan murni karena saya cinta negara itu, tapi semua karena ada masalah,” bebernya

“Tetapi saya pikir lagi soal keluarga, teman dan sahabat saya semua. Ya, seenak-enaknya tinggal di negeri orang, lebih enak tinggal di negeri sendiri, Indonesia,” sambungnya.

Taufik Hidayat Batal Pindah Kewarganegaraan

kisah-taufik-hidayat-yang-hampir-membelot-ke-negara-tetangga
Ketika Taufik Hidaya mencium bendera merah putih (foto: instagram | @taufikhidayatofficial)

Taufik yang sudah berlatih selama tiga bulan bersama Mulyo Handoyo di Singapura, pada akhirnya tidak jadi pindah kewarganegaraan dan memilih tetap setiap kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tetapi saya pikir lagi soal keluarga, teman dan sahabat saya semua. Ya, seenak-enaknya tinggal di negeri orang, lebih enak tinggal di negeri sendiri, Indonesia,” ujarnya

Hal ini dikarenakan terjadinya pergantian kepengurusan di induk tertinggi bulutangkis Indonesia, PBSI. Choirul Tanjung selaku ketua PBSI, meminta Taufik untuk kembali ke Tanah Air dan satu paket dengan sang pelatih, Mulyo Handoyo.

“Dan itu jadi motivasi saya hingga akhirnya tahun 2003 saya kembali lagi ke Indonesia. Dan di awal 2004, saya memulai lagi bermain untuk Indonesia, di situlah motivasi tambahan saya, kalau negara ini lebih kuat, lebih besar, daripada materi yang bisa saya dapatkan di negara lain,” bebernya.

Menorehkan Banyak Prestasi Bersama Indonesia

kisah-taufik-hidayat-yang-hampir-membelot-ke-negara-tetangga
Kunjungan tim bulutangkis Prancis di Taufik Hidayat Arena (foto: instagram | @taufikhidayatarena)

Setelah “drama” tersebut mereda, prestasi pria kelahiran 10 Agustus 1981 pun meroket tajam. Pada tahun 2004, ia mampu meraih medali emas Olimpiade Athena dan setahun berselang mampu kemenangkan kejuaraan dunia.

Prestasi Taufik tidak hanya sampai disitu saja, masih banyak gelar-gelar yang ia dapat dan pada akhirnya ia memutuskan untuk gantung raket. Setelah pensiun, kecintaannya terhadap bulutangkis tidak pudar, ia membangun pusat pelatihan bulutangkis yang diberi nama Taufik Hidayat Arena (THA), berlokasi di Ciracas, Jakarta Timur.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles