Kisah Ali Dia, Penipu Terbesar dalam Sejarah Liga Inggris

ENSIPEDIA.ID, Jember – Liga Inggris dikenal sebagai salah satu ajang sepakbola paling bergengsi di dunia yang memiliki segudang kisah menarik. Salah satunya adalah kisah Ali Dia yang berhasil “menipu” klub Inggris dengan bermodalkan nama besar George Weah.

Kisah ini bermula pada 1996 ketika manajer Southampton Graeme Souness menerima telepon dari orang misterius yang mengaku sebagai George Weah. Pemain terbaik Afrika tersebut tentu sangatlah di seluruh dunia kala itu.

Oleh karena itu, Graeme Souness mendengarkan telepon dari orang yang mengaku sebagai George Weah tersebut dengan penuh seksama. Inti pembicaraan tersebut adalah Weah palsu menawarkan keponakannya yang bernama Ali Dia. Sang penelepon juga mengatakan bahwa keponakannya itu pernah bermain untuk Paris Saint-Germain dan baru mencetak gol bagi Timnas Senegal.

Mengetahui bahwa Ali Dia sedang bebas transfer, maka tanpa pikir panjang Souness mengontraknya dengan percobaan kontrak selama 1 bulan. Penandatanganan Ali Dia kala itu disambut baik oleh fans Southampton yang menganggap bahwa mereka telah mendapatkan calon bintang masa depan dari Afrika.

Setelah bergabung dengan tim, Ali Dia awalnya direncanakan untuk menjalani laga debutnya bersama Southampton di tim reserve melawan Arsenal. Nasib baik menaungi Ali Dia, laga tersebut terpaksa ditunda karena terjadi cuaca buruk.

“Striker trial (Ali Dia) kehilangan kesempatan besar untuknya. Lapangan yang penuh air telah mencuri kesempatannya untuk membuat kagum orang-orang malam ini, ungkap Souness, seperti yang dikutip dari FourFourTwo.

Meskipun sudah berlatih dengan tim, tampaknya Graeme Souness belum menyadari bahwa orang yang ia rekrut hanyalah seorang pemain amatiran. Hingga akhirnya, semua kedok itu terbongkar pada 23 November 1996, kala Southampton menghadapi Leeds United.

Di pertandingan tersebut, Ali Dia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-32 menggantikan legenda Southampton, Matt Le Tissier. Setelah beberapa saat masuk ke lapangan, barulah sang pelatih menyadari telah tertipu oleh seorang pemain amatiran. Pada menit ke-85 akhirnya Ali Dia digantikan oleh Ken Monko dan sekaligus menjadi penampilan terakhirnya bersama Southampton.

Setelah pertandingan, Graeme Souness mengaku bahwa dirinya mengetahui bahwa Dia adalah pemain amatiran. Namun, ia tidak punya pilihan karena banyak pemain yang mengalami cedera.

“Intinya adalah kami telah melihatnya di latihan dan kami sudah memutuskan bahwa ia tidak cukup bagus. Tapi kemudian saat latihan kami mendapatkan masalah dengan Le Tiss, dan di waktu yang sama tiga penyerang lain pun cedera”, ucap Souness.

Legenda Southampton, Matt Le Tissier pun angkat bicara terkait dengan pemain yang menggantikannya pada babak pertama itu.

“Saya tidak pernah menyaksikan hal semacam ini selama 16 tahun berkarir sebagai pemain Southampton. Ia seperti ayam tanpa kepala, tapi yang paling lucu adalah ia berlari ke daerah di mana tidak ada bola. Saya rasa ia mencoba menghindarinya”, Kata Le Tissier.

Setelah kejadian memalukan itu terjadi, banyak surat kabar Inggris yang menyelidiki terkait siapa sosok sebenarnya dari Ali Dia. Akhirnya, kebenaran terungkap bahwa George Weah mengaku tidak pernah menelepon Souness.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles