Dimintai Uang Rp 40 Juta Oleh Kepolisian, Laga PSPS Riau vs Kelantan FC Batal Beberapa Menit Sebelum Kick-off

ENSIPEDIA.ID, Jember – Pertandingan persahabatan antara PSPS Riau melawan Kelantan FC terpaksa dibatalkan beberapa menit sebelum Kick-off lantaran pihak kepolisian meminta uang keamanan sebesar Rp 40 juta kepada penyelenggara.

Hal tersebut terungkap setelah akun official Instagram PSPS Riau memposting sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa tim kesebelasannya batal bertanding melawan klub asal Malaysia akibat permintaan uang keamanan oleh kepolisian.

Melalui surat pernyataan tersebut, PSPS menyebut bahwa perwakilan klub diminta untuk datang ke kantor Kapolresta Pekanbaru pada pukul 12.30 WIB. Mereka mendesak pihak PSPS Riau untuk membayar uang keamanan sebesar Rp 40 juta.

Pihak klub menyesalkan permintaan ini lantaran tidak memberikan informasi tersebut lebih awal. Terlebih lagi, pertandingan yang mempertemukan tim asal Indonesia dan Malaysia tersebut sudah mengantongi izin keamanan yang ditandatangani oleh Kapolresta Pekanbaru pada 10 Juli 2022.

Hari ini 12 Juli 2022, jam 12.30 WIB pihak Polresta Pekanbaru memanggil perwakilan Manajemen PSPS Riau untuk datang ke kantor Polresta Pekanbaru. Pemanggilan terkait keamanan pertandingan.

Mereka mendesak agar PSPS Riau FC membayarkan biaya sebesar Rp 40 juta. Kami menyesalkan mengapa pihak Polresta tidak memberikan informasi ini lebih awal.

Pihak PSPS Riau FC telah mengantongi surat izin keramaian dari Polresta yang ditandatangani pada 8 Juli 2022 oleh Kapolresta Pekanbaru. Atas hal tersebut, kami manajemen PSPS Riau FC menyatakan keberatan karena hal ini tidak berdasar.

Besar kemungkinan pertandingan tidak dapat dilaksanakan. Kami berharap semua masyarakat dan fans dari PSPS Riau bersabar.

TTD. Tim Koordinator

Pihak kapolresta pun akhirnya memberikan klarifikasi dan membantah atas tudingan tersebut. Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Hengki Poerwanto, menampik klaim yang diberikan pihak PSPS.

“Mereka baru menjelaskan kegiatan pertandingan tadi bagi di Polresta kepada Kabagops. Itu pun setelah dipanggil Kabagops baru datang ke Polresta,” kata Hengki, dilansir dari Suara

“Semestinya, seusai ketentuan dalam surat izinnya, 7×24 sebelum pertandingan telah menjelaskan rencana kegiatan pertandingan tersebut. Sehingga, Polresta tidak terkesan mendadak untuk menyiapkan pengamanan,” imbuhnya.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles