Nottingham Forest Kembali ke Kasta Tertinggi Liga Inggris Setelah 23 Tahun

ENSIPEDIA.ID , Jember – Nottingham Forest meraih tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris untuk musim depan. Tim yang merupakan salah satu founding Premier League ini kembali tampil setelah absen selama 23 Tahun.

Kepastian tersebut didapat setelah The Tricky Trees berhasil menumbangkan Huddersfield Town dengan skor 1-0 pada babak final playoff Championship yang diselenggarakan di Stadion Wembley, Senin 30 Mei 2022 dini hari WIB.

Gol Nottingham Forest dihasilkan dari gol bunuh diri Levi Colwill pada menit ke-43. Colwill gagal menyapu bola hasil tendangan dari James Garner dan bola kemudian bersarang ke gawang timnya sendiri.

Perjalanan Nottingham Forest di EFL Champions pada musim ini tergolong berat. Mereka memulai musim dengan buruk, yakni berada di peringkat terakhir setelah delapan pertandingan berjalan. Namun, setelah menunjuk Steve Cooper sebagai pelatih baru pada akhir September 2021, performa mereka terus meningkat.

Steve Cooper mengubah banyak hal dan mampu meningkatkan mentalitas anak asuhnya. Terbukti, empat dari lima laga perdananya berakhir dengan kemenangan dan hanya kalah sekali dalam 14 pertandingan awal.

Baca juga : Real Madrid Catatkan Rekor Sempurna, 8 Kali Main di Final UCL, Semua Berakhir Juara

Hebatnya lagi, sejak kedatangan Steve Cooper, tidak ada tim lain yang memperoleh poin sebanyak Nottingham Forest. Bahkan, poin yang mereka dapatkan lebih banyak daripada Fulham yang merupakan pemuncak klasmen EFL Championship.

“Saya senang untuk para penggemar. Mungkin saya akan sedikit lebih pandai berbicara dalam beberapa hari. Saya sangat senang untuk para pemain. Sangat senang untuk para pendukung,” ujar Steve Cooper dilansir dari Mirror.

Sebelum era 1990-an, Nottingham Forest cukup disegani oleh tim-tim lain dan dapat dikatakan pesaing kuat Manchester United dan Liverpool. Tim ini berhasil memenangkan satu gelar Liga Inggris, empat piala Liga, dan dua trofi piala FA. Selain itu, Nottingham Forest juga pernah juara Liga Champions dua kali berturut-turut.

Entah mengapa memasuki tahun 1990-an, performa Nottingham Forest perlahan menunjukkan grafik penurunan. Mereka pada akhirnya tidak mampu bersaing dengan tim lain dan terpaksa terdegradasi pada musim 1998-1999.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles