Apa Sih Itu Thalassophobia?

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Thalassophobia adalah ketakutan yang intens terhadap perairan dalam. Orang dengan thalassophobia mengalami kecemasan yang tiba-tiba saat memikirkan, membayangkan, maupun melihat suatu volume kedalaman, yang dapat mencakup kolam dalam, laut, atau danau.

Setiap orang mengalami thalassophobia yang berbeda. Beberapa orang mungkin panik saat berenang di perairan dalam, berada di atas perahu, atau tidak bisa lagi menyentuh dasar kolam. Yang lain mengalami ketakutan hanya dengan memikirkan laut, atau saat melihat gambar air yang cukup dalam.

Definisi

Thalassophobia, atau sering juga disebut “takut laut”, adalah fobia spesifik yang melibatkan rasa takut yang intens terhadap perairan dalam. Thalassophobia adalah fobia spesifik dan oleh karena itu diklasifikasikan sebagai gangguan kecemasan dalam  Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental.

Orang dengan fobia spesifik mengalami ketakutan yang intens, dipicu oleh rangsangan tertentu, yang tidak proporsional dengan situasi dan menyebabkan tekanan atau gangguan yang signifikan.

Orang dengan fobia spesifik mengalami ketakutan yang intens, dipicu oleh rangsangan tertentu, yang tidak proporsional dengan situasi dan menyebabkan tekanan atau gangguan yang cukup signifikan.

Jika tidak diobati, thalassophobia dapat sangat membatasi hidup seseorang. Penderita thalassophobia mungkin merasa semakin cemas dan berhenti melakukan aktivitas yang sebelumnya disenangi seperti pergi ke pantai bersama teman dan keluarga, berperahu, berenang, menonton film tertentu, dan banyak lagi.

Apa Saja Gejalanya?

Thalassophobia memiliki gejala yang sama dengan fobia spesifik lainnya, seperti klaustrofobia. Karakteristik utama thalassophobia, dibandingkan dengan fobia spesifik dan gangguan kecemasan lainnya, adalah bahwa gejala ini dipicu oleh paparan air yang cukup dalam.

Gejala thalassophobia dapat meliputi :

– Kecemasan atau ketakutan yang tiba-tiba;
– Gemetar;
– Berkeringat;
– Mulut kering;
– Meningkatnya frekuensi detak jantung atau jantung berdebar-debar;
– Kesulitan bernapas, termasuk hiperventilasi;
– Nyeri di dada; dan
– Takut kehilangan kendali atau mati

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ada banyak alasan orang mengembangkan phobia ini. Lautan bisa menjadi tempat yang menakutkan, mewakili yang tidak diketahui dan tidak dapat dikendalikan.

Bahkan mengapung di danau atau kolam yang dalam, tanpa mengetahui apa yang ada di bawah Anda, bisa terasa menakutkan. Hal tersebut tidak tertolong oleh industri film atau media pemberitaan yang kerap berbagi cerita horor tentang serangan hiu atau kapal langka yang tenggelam.

Namun, terkadang rasa takut yang masuk akal terhadap air dalam bisa tumbuh diluar kendali. Jika Anda mengalami ketakutan dan kepanikan yang hebat di sekitar perairan dalam, dan jika Anda berusaha menghindari berada di sekitar laut atau kolam, dapat berakibat kemungkinan Anda menderita thalassophobia.

Berbicara dengan dokter Anda, atau teman atau anggota keluarga terpercaya, dapat membantu Anda mengatasi fobia tersebut. Memaparkan diri pada air, alih-alih menghindarinya, juga dapat membantu mengurangi ketakutan Anda, terutama jika dilakukan dengan bantuan ahli kesehatan mental.

Latest articles