Menurut Studi, Penyebar Kebencian di Internet Cenderung Memiliki Sifat Psikopat

ENSIPEDIA.ID, Jakarta –  Sebuah studi dalam jurnal Frontiers in Psychology, mengungkapkan, bahwa orang yang sering menjadi penyebar kebencian di Internet cenderung mempunyai sifat psikopat.

Saat ini, internet sudah meluas dan berkembang hingga ke berbagai penjuru dunia, salah satunya adalah negara tercinta kita ini, Indonesia. Karena perkembangannya yang pesat, membuat internet sering disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Penyalahgunaan internet pun bergam, ada yang meretas data seseorang yang kemudian digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, melakukan penipuan dan pemerasan, hingga menyebarkan ujaran kebencian terhadap kelompok ataupun individu tertentu.

menurut-studi-penyebar-kebencian-di-internet-cenderung-memiliki-sifat-psikopat

Tentu, tipe pengguna internet untuk menyebarkan ujaran kebencian memiliki jumlah yang banyak, bahkan penyebar kebencian sekarang dipekerjakan oleh oknum tertentu untuk merusak citra suatu individu ataupun kelompok yang tidak disukainya.

Pada studi tersebut, para peneliti melihat komentar yang ada pada facebook tentang buruknya kinerja atlet Polandia pada gelaran Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang yang berlangsung pada tahun 2018.

Para pemilik akun facebook yang telah memposting subjek ini diundang guna melengkapi serangkaian kuesioner yang dibuat secara khusus untuk mengungkap ciri-ciri kepribadian, seperti iri hati, kepuasan hidup, frustasi, psikopat ataupun narsisme.

Sebanyak 94 orang pengguna internet ikut mengisi kuesioner tersebut, dan 46 orang diantaranya merupakan orang yang telah mengunggah komentar yang dianggap sebagai ujaran kebencian.

menurut-studi-penyebar-kebencian-di-internet-cenderung-memiliki-sifat-psikopat

Setelah menganalisa isi dari kusioner para pengguna, peneliti mengungkapkan bahwa orang dengan kepribadian psikopat memiliki skor yang tinggi dalam mengunggah komentar ujaran kebencian di internet. 

Sedangkan, peserta yang tidak memiliki jiwa-jiwa psikopat, cenderung lebih filosofis,terukur, dan memberikan semangat dalam memberikan komentar di internet, dalam hal ini adalah di Facebook.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles