Cara Membayar Hutang Tidur dengan Benar Akibat Begadang

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Cara membayar hutang tidur dengan benar, pernahkah kalian mengetik seperti itu di google? Kalau pernah, berarti kalian sedang terkena insomnia. Dan kalian pasti sedang mencari cara untuk melunasi durasi tidur yang berkurang akibat kurang tidur atau begadang.

Karena banyaknya tugas dan kerjaan yang belum selesai biasanya orang akan kebanyakan mikir dan akhirnya susah tidur, alhasil jika dibiarkan akan terkena insomnia. Kalau sudah insomnia, biasanya durasi tidur akan berkurang dari biasanya.

Kalau durasi tidur kalian sudah berkurang akibat begadang, maka hal yang harus kalian lakukan adalah membayar durasi tidur yang berkurang tadi. Lalu bagaimana cara membayar hutang tidur? Dan apakah kita harus wajib membayar durasi tidur yang berkurang dari biasanya?

Bagaimana Cara Membayar Hutang Tidur?

Banyak orang sering begadang di malam hari dan tidur seharian di keesokan harinya. Jika kalian membayar hutang tidur dengan cara seperti itu, kalian salah. Tidur dalam jangka waktu yang sangat lama bukanlah cara yang tepat untuk melunasi hutang tidur.

Ada beberapa cara untuk membayar hutang tidur. Salah satunya adalah menambah jam tidur. Kalian boleh bangun lebih siang dari biasanya atau tidur lebih awal dari biasanya. Namun penambahan jam tidur ini jangan terlalu banyak. Jika terlalu banyak, bisa saja membuat kalian malah mengalami insomnia.

Sebelum itu kalian harus hitung dulu jumlah durasi tidur yang hilang, lalu alokasikan jam tidur yang hilang ke waktu tidur kalian untuk beberapa hari ke depan. Jadi intinya bayar hutang tidurnya itu dibagi, bukan langsung satu hari tidur dengan durasi yang sangat lama.

Contoh misalnya si Budi hutang durasi tidur 10 jam selama seminggu. Jika si Budi ingin melunasi durasi hutang tidurnya, maka setiap harinya si Budi harus menambah jam tidurnya 1-2 jam. Dan tambahan 3-4 jam di akhir pekan.

Baca juga : Apakah Minuman yang Kemasukan Lalat Boleh Diminum?

Menurut Dr. Lawrence J. Epstein, jika hutang tidur kamu sudah terlanjur menumpuk, maka kita perlu melunasi hutang jangka pendeknya terlebih dahulu. Namun untuk hutang tidur jangka panjang membutuhkan beberapa minggu untuk melunasinya.

Dia menyarankan untuk liburan dan tidak memakai alarm saat tidur. Dan biarkan tubuh bangun di pagi hari secara alami. Pada awalnya kalian memang akan tidur dalam durasi lebih, hingga akhirnya tubuh beradaptasi kembali untuk bangun tidur secara normal.

Bahaya Jika Tubuh Kurang Tidur

Seperti yang kita tahu, tidur adalah hal yang sangat penting bagi tubuh. Lalu bagaimana jadinya jika tubuh kekurangan tidur? Berikut adalah risiko jika tubuh kurang tidur, seperti:

  • Terkena penyakit diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Tingginya Hormon stres kortisol
  • Demensia
  • Mudah sekali marah
  • Mengantuk saat beraktivitas
  • Sulit untuk berkonsentrasi dan mengingat
  • Penyakit jantung

Sebenarnya Berapa Jam Kita Harus Tidur?

Terkait hal ini, orang dewasa biasanya membutuhkan tidur sekitar 7-8 jam per hari. Para ahli juga menyarankan jam tidur ideal adalah tidur 8 jam per hari. Namun sebenarnya setiap orang membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda.

Akan tetapi, sejatinya tidak ada jumlah jam tidur yang normal. Karena yang terpenting adalah kualitas tidurnya, bukan kuantitasnya. Tandanya adalah adanya kebugaran setelah tidur. Di samping itu jumlah jam tidur juga selalu berubah seiring bertambahanya usia kalian.

Yang harus kalian tahu adalah semakin besar hutang tidur kalian, maka semakin tidak mampunya tubuh untuk mendeteksinya. Yang ada hanya akan terus membawa efek-efek negatif dan menumpuknya sebagai penyakit.

Latest articles