Brain Freeze: Sensasi Otak Beku Saat Mengonsumsi Minuman Dingin

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Brain Freeze (Sphenopalatine Ganglioneuralgia) atau yang biasa kita sebut dengan sensasi sensasi otak di tengah dahi yang disebabkan karena mengonsumsi makanan atau minuman dingin dalam satu kali teguk dengan terlalu cepat. Brain freeze Ini merupakan jenis sakit kepala yang terjadi hanya dalam beberapa detik saja.

Saat terjadi brain freeze, melihat kali kita merasakan kepala seolah-olah otak kita membeku dalam beberapa detik. Sebenarnya meskipun otak memiliki miliaran neuron, otak kita tidak bisa merasakan sakit. Rasa sakit akibat dingin yang dirasakan oleh meningen (lapisan pelindung otak).

Penyebab Terjadinya Brain Freeze

https://www.dollarshaveclub.com/content/en-uk/story/what-happens-during-a-brain-freeze
Ilustrasi otak beku manusia | dollarhaveclub

Saat cuaca panas, sering kali kita mengonsumsi minuman. kadang-kadang karena cuaca panasnya saat itu, kita jadi minum dengan sangat cepat sehingga terjadilah brain freeze.

Brain freeze terjadi saat benda dingin menyentuh langit-langit mulut dan memicu saraf trigeminal. Saraf trigeminal ini memungkinkan seseorang dapat merasakan berbagai sensasi pada wajah, pelipis, bahkan meningen (lapisan pelindung otak). Jadi, saat saraf trigeminal ini membeku dalam suhu di bawah nol, maka rasa sakitnya akan terasa di bagian sensasi dahi dan pelipis.

Pembuluh darah di kepala kita melebar dan mengirimkan darah ke bagian langit-langit mulut dan menyebabkan rasa sakit saat terjadi brain freeze. Salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit akibat brain freeze adalah dengan menempelkan lidah kita di langit-langit mulut untuk suhu mulut atau bisa juga dengan minuman yang hangat.

Apakah Semua Orang dapat Mengalami Brain Freeze?

https://www.thrillist.com/amphtml/eat/nation/how-to-get-rid-of-brain-freeze
Ilustrasi Orang Yang Mengalami Brain Freeze | film thriller

Ternyata tidak semua orang mengalami brain freeze, ada juga orang yang bisa mengonsumsi makanan atau minuman dingin dengan cepat tanpa merasakan sensasi “otak beku” ini.

Riset yang dilakukan di berbagai negara menunjukkan hasil yang berbeda mengenai mengapa tidak semua orang mengalami brain freeze, padahal semua manusia memiliki saraf trigeminal. Mungkin saja, saraf trigeminal pada setiap manusia memiliki pilihan yang berbeda. Orang yang mengalami brain freeze cenderung lebih rentan mengalami migrain (sakit kepala sebagian).

Latest articles