Tips Memilih Warna Pakaian Saat Cuaca Panas

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Keluar rumah saat siang hari dan di bawah terik matahari pasti akan sangat merasa gerah. Namun, tahu tidak salah satu penyebab mengapa kalian merasa kegerahan? Hal itu bisa disebabkan karena warna baju yang kalian pakai, lho. Kok bisa? Simak penjelasan saya.
Beberapa warna di baju memiliki tingkat yang berbeda dalam menyerap sinar matahari. Semakin gelap warnanya, semakin banyak pula sinar matahari yang diserapnya.
Mengapa bisa demikian? Itu karena pakaian yang kalian kenakan berwarna gelap, seperti warna hitam yang tidak mampu memantulkan sinar matahari.
Nah, sedangkan warna yang cenderung terang, contohnya warna putih bisa dengan mudah memantulkan sinar matahari.
Ada sebuah eksperimen yang dilakukan oleh National Institute for Enviromental Studies, Japan. Mereka meletakkan sembilan warna baju yang berbeda, antara lain merah, putih, biru, hijau tua, abu-abu, hitam, ungu, kuning, dan hijau muda.
Hasilnya menunjukkan warna putih dan kuning yang paling sedikit menyerap cahaya, yakni berkisar di suhu 30°C. Kemudian di susul oleh warna merah dan abu-abu, lalu ungu, hijau muda, dan biru. Dan yang paling panas terdapat di baju yang berwarna hitam dan hijau tua dengan suhu hampir mencapai 50°C.
Nah, dari eksperimen ini semakin memperkuat teori bahwa semakin gelap warna baju yang dipakai, maka semakin banyak juga sinar matahari yang diserapnya.
Sebagai penutup, saya ingin memberikan tips bagi kalian yang sering keluar rumah di siang hari. Pakailah pakaian yang berwarna cerah, seperti kuning, putih, merah muda, dan lain-lain.
Hindari pula pemakaian baju yang berwarna gelap, seperti hitam, navy, maroon, dan lain-lain. Namun, ketebalan baju juga berpengaruh terhadap banyaknya sinar matahari yang masuk, ya.

Latest articles