Apa Saja Faktor Resiko Katsaridaphobia? Berikut Informasinya!

Salah satu serangga yang paling sering menjijikan banyak orang, kecoa yang merupakan salah satu ordo serangga hemimetabola yang berasal dari kelas Insecta. Ordo ini terdiri dari 4000 spesies, 2 superfamily, dan 6 family. Kecoa terdapat hampir di seluruh belahan bumi, kecuali di wilayah kutub, selain itu ia memiliki hubungan dekat dengan belalang sentadu dan juga rayap.

Nah kecoa sendiri banyak menimbulkan ketakutan pada beberapa orang, karena mereka menganggap kecoa itu adalah wabah penyakit, dan yang paling penting adalah bentuknya yang sangat menggelikan bagi beberapa orang. Namun dari ketakutan pada kecoa, bahkan bisa menyebabkan suatu fobia yang bernama Katsaridaphobia, dimana itu adalah fobia yang bisa kalian ketahui dan juga segalanya di artikel ini. Maka dari itu, yuk simak selengkapnya!

Apa Itu Katsaridaphobia dan Juga Resikonya?

Fobia yang bernama Katsaridaphobia adalah fobia yang takut terhadap kecoa, tetapi itu tidak sama dengan ketakutan umum pada kecoa. Maksudnya, orang-orang yang takut terhadap kecoa karena dari faktor apapun, tentunya mereka masih ada yang berani untuk mengusir kecoa atau sekedar membunuhnya dengan obat nyamuk maupun hal lainnya. Jadi berbeda dengan fobia Katsaridaphobia, yang mana fobia tersebut cenderung akan memiliki beberapa resiko, antara lain sebagai berikut:

  • Adanya ketegangan otot, sendi
  • Kecemasan luar biasa
  • Berteriak atau menangis histeris
  • Rasa takut yang berlebihan
  • Meningkatnya detak jantung
  • Menghindari tempat yang memungkinkan bertemu kecoa
  • Tidak mampu mengontrol ketakutan terhadap kecoa
  • Merasa sangat mual
  • Akan cenderung sakit perut
  • Timbul sakit kepala
  • Merasa adanya sesak nafas
  • Tiba-tiba menjadi panas dingin
  • Timbul kepanikan luar biasa atau serangan panik

Inilah Cara Mengatasi Katsaridaphobia yang Perlu Kalian Ketahui dan Pelajari

Melakukan Terapi Pemaparan

Terapi jenis ini adalah suatu terapi yang membuat pengidapnya akan dihadapkan secara langsung dengan hal yang ditakuti, alias melawan rasa takutnya sendiri. Tetapi terapi pemaparan terhadap objek dan situasi yang ditakuti ini akan dilakukan secara bertahap, dimana seperti pengidap akan melihat dari gambar, lalu berlanjut berada dalam satu ruangan, hingga memegang hal yang ditakutinya, yaitu kecoa itu sendiri secara langsung.

Melakukan Terapi Perilaku Kognitif

Merupakan suatu terapi yang membuat pengidapnya akan diajak untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab ketakutan terhadap hal yang ditakuti, yaitu kecoa. Dan setelah proses sudah berhasil teridentifikasi, maka sang terapi akan mengajak pengidap untuk mencoba mengubah pola pikir dan respons negatifnya terhadap hal yang ditakuti, seperti pada kecoa hingga menjadi lebih rasional.

Melakukan Teknik Relaksasi

Relax memang proses yang bisa membuat seseorang menjadi tenang, dan dengan menerapkan teknik relaksasi juga bisa membantu mengurangi tingkat keparahan gejala, terutama pada fobia atau ketakutan pada sesuatu. Nah salah satu tindakan yang bisa dilakukan dengan mudah pada teknik ini, adalah dengan menerapkan teknik pernapasan dalam ketika adanya gejala yang muncul. Jadi dengan begitu, maka perasaan dan pikiran para fobia akan menjadi lebih tenang dan relax.

Mengonsumsi Obat-Obatan Khusus

Jika memang sulit untuk terapi karena banyaknya hal yang menghambat, mengonsumsi obat-obatan khusus juga bisa. Nah untuk meredakan gejala fobia Katsaridaphobia, maka dokter biasanya akan memberikan atau meresepkan obat-obatan tertentu untuk dikonsumsi pada para pengidap. Dan juga sejumlah obat yang dapat membantu mengurangi tingkat keparahan gejala, seperti contoh pada obat anti-kecemasan dan juga pada antidepresan.

Jadi itulah Katsaridaphobia, baik itu pemahamannya, resiko fobianya, hingga cara mengatasi fobianya tersebut. Semoga jadi manfaat bagi kalian dan juga yang lainnya, terutama bagi yang memang sedang mengalami fobia Katsaridaphobia. Sekian dari kami, jangan lupa share, dan yang terpenting kalian bisa mencari artikel lainnya dari kami, dan itu hanya ada di Ensipedia.id

Latest articles