Bagaimana Cara Mengatasi Episodic Paroxysmal Anxiety? Apa Saja Ciri-Cirinya? Simak Disini!

Anxiety merupakan kecemasan yang dihadapi seseorang saat sedang mengalami setres. Pada kondisi tertentu orang juga bisa merasakan setres, ternyata banyak hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya anxiety ini. Salah satu contohnya ketika seorang pengidap mendengar berita buruk.

Menurut sejumlah penelitian, anxiety merupakan hal yang wajar dialami seseorang dari segala usia. Kecemasan juga masih terbilang wajar jika sedang dalam keadaan setres bahkan juga memiliki manfaat. Hal ini juga menjadikan kita lebih waspada dalam situasi tertentu serta memperhatikan suasana tidak nyaman yang menimpa tubuh. Lalu apa yang terjadi jika serangan berulang dari kecemasan berlebihan? Simak informasi lengkap berikut ini!

Episodic Paroxysmal Anxiety

Episodic Paroxysmal Anxiety atau serangan berulang dari kecemasan berlebihan merupakan kejadian yang tidak terbatas pada situasi atau rangkaian keadaan tertentu dan karena ini tidak dapat diprediksi. Terdapat beberapa ciri-ciri jika pengidap mulai kambuh gangguan mentalnya, seperti: 

  • Gejala fisik

Tangan dingin/berkeringat, mulut kering, palpitasi jantung, mual, mati rasa atau kesemutan ditangan/kaki, ketegangan otot, sesak napas, badan gemetar, 

  • Gejala mental

Takut, gelisah, merasa panik, sering mimpi buruk, pikiran berulang atau menjadi traumatis, pikiran obsesif yang tak terkendali, merasa selalu tegang, merasa sakit perut, merasa pusing

  • Gejala perilaku

Ketidakmampuan untuk diam, tenang, perilaku ritualistik, kesulitan tidur, mudah terkejut

Penyebab Episodic Paroxysmal Anxiety

Ternyata gangguan mental ini juga dapat berasal dari faktor genetik dan lingkungan yang menjadi meningkatnya risiko seseorang untuk mengembangkan anxiety. Namun ternyata orang dengan ciri-ciri berikut lebih besar kemungkinan nya terkena anxiety, seperti:

  1. Memiliki ciri-ciri kepribadian tertentu, seperti rasa malu berlebihan atau hambatan perilaku. Merasa tidak nyaman di lingkungan baru, selalu menghindari orang atau situasi yang begitu ramai
  2. Mengalami peristiwa yang membuat setres bahkan traumatis di masa lalu atau di masa kecil
  3. Memiliki riwayat kecemasan keluarga atau kesehatan mental lainnya
  4. Mengalami kondisi fisik tertentu, termasuk masalah aritmia jantung dan tiroid

Mayoritas orang yang mengalami anxiety adalah perempuan. Hingga kini para peneliti masih mempelajarinya. Hal ini bisa terjadi karena hormon wanita, terutama yang berfluktuasi sepanjang bulan. Sedangkan pada pria hormon testosteron lebih banyak, yang memungkinkan dapat mengurangi kecemasan. 

Cara Mengatasi Episodic Paroxysmal Anxiety

Jika anda mengalami gangguan kecemasan, sebaiknya anda langsung berkonsultasi dengan dokter. Sebab rasa cemas yang berlebihan tidak akan hilang dengan sendirinya, bahkan bisa berangsur-angsur semakin parah seiring berjalannya waktu. Jika anda ingin menundanya untuk pergi ke dokter, anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mengatasi anxiety dirumah:

  • Cari kegiatan yang dapat menengkan pikiran
  • Berendam air hangat
  • Olahraga ringan secara rutin setiap hari
  • Menggunakan aromaterapi saat akan tidur
  • Mencoba hal-hal baru
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
  • Waktu istirahat yang cukup
  • Selalu berpikir positif

Ketika beberapa cara diatas telah coba anda lakukan, tetapi tidak berefek apapun pada gangguan kecemasan anda, berarti tidak perlu anda ragukan lagi untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog. Karena kecemasan merupakan kondisi kesehatan mental, yang sulit untuk diobati jika tidak sesegera mungkin diatasi.

Itulah informasi lengkap mengenai Episodic Paroxysmal Anxiety yang telah dirangkum oleh tim Ensipedia.id, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda atau sekedar informasi sebagai ilmu pengetahuan tambahan. Jangan lupa baca artikel kami lainnya, dengan berbagai pembahasan yang menarik yang banyak tersedia di website kami.

Latest articles