Perbedaan Detektif Negara dan Detektif Swasta

ENSIPEDIA.ID, Jakarta – Berbagai masalah di lingkungan akan terus ada– seiring perubahan zaman. Situasi publik cenderung menjadikan beberapa orang sulit menyelesaikan suatu masalah. Bahkan, suatu masalah berujung menjadi suatu kasus. Maka itu, peran detektif dibutuhkan dalam menuntaskan kasus tersebut.
Nah, pasti Anda mengetahui seperti apa seorang detektif? Mungkin Anda mengetahui dari cerita novel, film atau sarana informasi lainnya.
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) detektif adalah polisi rahasia; reserse.
Akan tetapi, apakah Anda mengetahui detektif memiliki dua jenis yaitu; detektif negara dan detektif swasta? Mari kenali perbedaannya!

1. Detektif negara dalam menangani suatu kasus dilindungi payung hukum.

Contohnya; Badan Intelijen Nasional (BIN), Intelijen Kriminal dan Yustisia yang biasa dilakukan oleh Intel Kepolisian.
Sedangkan, detektif swasta dalam menangani suatu kasus tidak terikat dengan badan Pemerintahan dan belum dilindungi payung hukum.

2. Detektif negara biasanya menangani dan menyelidiki suatu kasus terkait negara.

Persetujuan penyelidikan detektif negara, harus disetujui pihak yang berkuasa (atas). Sedangkan, detektif swasta biasanya bekerja untuk individu, pengacara , atau bisnis. Beberapa memiliki agen investigasi sendiri.
Kesimpulannya, masing-masing memiliki peran dalam menuntaskan suatu kasus di masyarakat.

Latest articles