Mengenal Mandela Effect, Saat Ingatan yang Salah Dianggap Sebagai Kebenaran

ENSIPEDIA.ID, Jember – Pernahkah kamu begitu yakin akan suatu hal dan merasa mengingatnya dengan baik, padahal hal tersebut keliru atau bahkan hal tersebut tidak pernah terjadi? Ya, itulah yang dinamakan dengan Mandela Effect.

Mandela effect adalah ketika seseorang atau sekelompok orang meyakini sesuatu hal yang benar, namun pada realitasnya itu merupakan sesuatu yang salah. Mandela effect begitu populer karena banyak orang pernah mengalaminya.

Lantas, bagaimana sejarah terciptanya mandela effect? Apa saja contoh-contoh dari mandela effect? Apa penyebab terjadinya fenomena tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

Sejarah Istilah Mandela Effect

Istilah mandela effect ini pertama kali dipopulerkan oleh Fiona Broome yang mengambil nama dari salah seorang tokoh penting Afrika Selatan, Nelson Mandela. Broome mempercayai bahwa Mandela telah meninggal pada tahun 1980-an saat mendekam di penjara. Padahal Nelson Mandela baru meninggal pada tahun 2013.

Fiona Broome mengaku mengingat setiap berita yang mengabarkan kematian Nelson Mandela hingga pidato istrinya pada saat hari kematiannya. Namun, semua hal yang diingatnya itu adalah salah dan tidak pernah terjadi. Anehnya lagi, banyak orang yang percaya terkait kematian palsu Nelson Mandela tersebut.

Berdasarkan fakta yang ada, Nelson Mandela tidaklah meninggal sekitar tahun 1980-an, melainkan tahun 2013. Bahkan ia masih sempat menjadi Presiden Afrika Selatan pada tahun 1994 hingga 1999.

Penyebab Mandela Effect

Seperti dilansir dari sehatq, terdapat 4 penyebab terjadinya mandela effect. Diantaranya, yaitu:

1. Salah ingat

Salah ingat merupakan sesuatu hal yang cukup lumrah terjadi pada seseorang. Hal tersebut disebabkan karena ingatan manusia tidak bekerja sebagai sebuah kamera yang sangatlah objektif ketika menangkap suatu kejadian. Seseorang memang dapat mengingat suatu kejadian, namun bukan dalam penggambaran yang sangat akurat.

2. Salah ingat yang kolektif

Anda bisa lebih percaya jika ingatan itu telah dipercaya oleh lebih banyak orang. Misalnya, sekelompok orang mengucapkan kata dengan cara yang lebih mudah diingat orang lain. Hal ini membuat memori lebih jelas, meskipun sebenarnya salah.

3. Konfabulasi

Konfabulasi ialah mengisi kekosongan memori dengan cerita yang tidak sepenuhnya benar dan sepenuhnya salah. Sebenarnya teknik konfabulasi ini digunakan guna menyembuhkan penderita gangguan otak.

4. Priming

Dalam psikologi, priming menggambarkan sebuah fenomena paparan stimulus secara langsung mempengaruhi respons seseorang terhadap stimulus berikutnya. Misalnya, jika seseorang membaca atau mendengar kata “rumput”, mereka akan mengenali kata lain yang terkait, seperti “pohon” atau “mesin pemotong rumput”, lebih cepat daripada kata yang tidak terkait.

Priming juga dikenal sebagai sugestibilitas. Itu dapat memengaruhi reaksi dan ingatan seseorang. Misalnya, frasa, “Apakah Anda mengambil bola merah dari rak?” jauh lebih sugestif daripada ungkapan, “Apakah Anda mengambil sesuatu dari rak?”

Ini karena frasa kedua berisi pertanyaan umum dan terbuka, sedangkan frasa pertama menggambarkan tindakan meraih objek tertentu: “bola merah”. Oleh karena itu, frasa pertama memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap ingatan daripada frasa kedua.

Contoh Mandela Effect

Berikut adalah beberapa contoh dari terjadinya mandela effect:

1. Leonardo Dicaprio dan Piala Oscar

Banyak dari orang yang menganggap bahwa Leonardo Dicaprio telah memiliki banyak piala oscar. Faktanya, Leonardo Dicaprio hanya memperoleh satu kali pada tahun 2016 sebagai Aktor Terbaik di film The Revenant (2015).

2. Bunda Teresa

Bunda Teresa terkenal sebagai tokoh yang memiliki watak welas asih dan pelayanannya terhadap kaum papah di Kalkuta, India. Bunda Teresa sering diingat sebagai orang kudus sejak kematiannya pada tahun 1997. Faktanya, Bunda Teresa baru ditahbiskan menjadi Santa Teresa pada tahun 2016 oleh Paus Fransiskus I.

3. Curious George

Serial kartun dengan tokoh utama monyet ini memang menjadi salah satu tontonan favorit ketika siang. Namun, tahukah kamu bahwa monyet yang ada pada kartun tersebut tidak memiliki ekor. Banyak orang yang memiliki ingatan bahwa George mempunyai ekor.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles