Kiamat Dari Kacamata Ilmu Astronomi, 3 Skenario Kiamat Menurut Astronom ITB

ENSIPEDIA.ID – Dalam kepercayaan keagamaan, kiamat menjadi hal yang niscaya akan terjadi. Kiamat merupakan periode kehancuran kehidupan alam semesta dan seisinya. Tak ada agamawan yang tahu kapan tepatnya bumi akan mengalami kehancuran.

Dalam Ilmu Astronomi, setiap planet termasuk bumi bisa saja mengalami kehancuran pada waktunya. Kehancuran tersebutlah yang menjadi kiamat bagi kehidupan manusia di bumi.

Astronom dari Institut Teknologi Bandung, Premana Premadi memberikan gambaran skenario kiamat menurut ilmu astronomi.

Berikut 3 skenario yang bisa menjadi awal kehancuran bumi.

1. Skenario Asteroid

Ilustrasi tabrakan asteroid (99.co)

Sienario asteroid merupakan skenario yang paling sering diadaptasi menjadi film. Dalam skenario ini, akan ada asteroid raksasa yang menghantam bumi. Walaupun belum diketahui kapan asteroid tersebut akan menumbuk bumi.

“Kapan asteroid akan menubruk kita, persisnya kita gak tahu. Makanya pekerjaan yang besar itu adalah mengamati objek-objek (luar angkasa) yang kayaknya bergentayangan pada jarak yang kurang nyaman,” kata Permadi.

2. Skenario Gejolak Inti Bumi

Ilustrasi tsunami (pixabay)

Skenario ini memprediksi bahwa selama ini inti bumi masih dalam keadaan stabil. Namun, pada suatu masa nanti, secara perlahan inti bumi akan memuai. Perubahan ini membuat lautan akan bergejolak dalam tsunami besar dan gunung-gunung akan meluapkan isinya. Ilustrasi skenario ini sama seperti yang diramalkan oleh Suku Maya.

3. Skenario Hancurnya Matahari

Ilustrasi matahari (Nasa)

Skenario ini bermula dari kehancuran sumber energi dan penopang utama dari tata surya, yaitu matahari. Seperto bintang lainnya, matahari juga akan mengalami siklus kehancuran. Otomatis planet-planet yang mengitarinya juga akan lenyap, termasuk bumi dan kehidupannya.

Latest articles