Jenis Kritik, Cara Manakah yang Baik dalam Menyampaikan Kritik?

ENSIPEDIA.ID, BOJONEGORO – Dalam dunia kerja, komunitas maupun organisasi. Seseorang tidak jauh dari kritik maupun saran. Kritik dan saran membantu seseorang; dalam memperhatikan sikap serta mempengaruhi kinerja ke depannya– seperti kualitas kerja seseorang.

Dalam artikel ini, penulis menjelaskan ada dua jenis cara menyampaikan kritik.

Kritik
Gambar : writedirections.com

Pertama, constructive criticism.

Apa itu constructive criticism?

Dilansir indeed.com, constructive criticism merupakan kritik yang membangun karena disampaikan dengan baik dan memberikan umpan balik yang positif. Dampaknya, yaitu memberikan pengaruh baik ke depannya.

Contoh : “Saya menyukai inovasi Anda. Namun, ada yang kurang terkait …..”

Aksinya, dalam bentuk pujian. Lalu, memberikan saran fokus masalahnya.

Kedua, apa itu destructive criticism?

Dilansir dari upwardfocussolutions.com destructive criticism merupakan kritik dengan maksud untuk merendahkan dan merugikan seseorang. Dalam kritik ini seseorang akan mempermalukan korban di depan umum.

Contoh : “Wajah Anda kusam. Anda kurang perawatan, yah? Buruk sekali.”

Bagaimana cara menanggapi kritikan yang tidak membangun?

Ketika Anda dikritik sikap mendengarkan itu perlu.

Jika dalam bentuk “destructive criticism” jangan merespons dengan marah atau tidak perlu direspon sama sekali.

Jika kritikan tujuannya merusak. Lebih baik tidak terbuka pada pengkritik karena efeknya Anda akan lebih tersakiti lagi.

Jadi, cara manakah yang tepat dalam menyampaikan kritik? Yaitu, constructive criticism; karena menyampaikan kritik dengan apresiasi dan memberikan solusi juga saran, sedangkan destructive criticism; mengkritisi hal kecil dan bertujuan untuk menghina.

Akhir kata, jangan pernah takut dengan kritikan. Bila orang mengkritik Anda, berarti Anda telah mencoba sesuatu yang baru dan mungkin “aneh” menurut mereka. Terlepas dari jenis kritiknya, percaya pada kemampuan diri Anda. Biarkan Anda berkembang dan tidak jatuh ke jurang yang dalam. Semangat!

Latest articles