Jenis-jenis Pelecehan Seksual

ENSIPEDIA.ID, Bandung – Menurut Komnas Perempuan, pelecehan seksual adalah tindakan yang bernuansa seksual, baik melalui kontak fisik maupun non-fisik. Tindakan pelecehan seksual dilakukan dengan meraba bagian tubuh seksual atau area seksualitas seseorang. Tindakan yang bisa masuk dalam kategori pelecehan seksual adalah mulai dari siulan, main mata, mepertunjukkan konten berbau porno, menunjukkan alat vital seseorang, gerakan tubuh yang bersifat seksual, hingga komentar serta ucapan yang bernuansa seksual.

Nah, agar teman-teman bisa membedakan mana pelecehan seksual dan mana yang tidak, mari simak jenis-jenis pelecehan seksual berikut ini!

1. Pelecehan Gender
Memberi komentar bernada menghina terhadap suatu gender bisa masuk ke dalam kategori pelecehan seksual, seperti menghina, merendahkan gender, lelucon atau humor bernuansa cabul.

2. Perilaku Menggoda
Perilaku sesksual yang dapat menyinggung, tidak pantas dan tidak diinginkan oleh korban, seperti mengajak berhubungan seksual yang tidak diinginkan, memaksa untuk kencan, mengirim pesan dan menelepon yang mengganggu.

3. Penyuapan Seksual
Mengajak berhubungan seksual dengan iming-iming sesuatu, biasanya dilakukan secara lembut agar si korban mau dan terpikat.

4. Pemaksaan Seksual
Pemaksaan hubungan seksual atau perilaku yang terkait seks lainnya dengan ancaman sebuah hukuman terhadap korban. Contoh, A mengajak karyawatinya berinisial C untuk berhubungan seksual, jika ditolak, maka C akan dipecat atau bahkan dibunuh.

5. Sentuhan Fisik yang Disengaja
Pelanggaran seksual terberat ialah melakukan pelecehan seksual dengan disengaja, seperti menyentuh, merasakan, memaksa meraih, atau penyerangan seksual. Tak jarang, pelaku yang melakukannya selalu berdalih bahwa dia tidak sengaja atau bercanda. Padahal hal ini benar-benar membuat korban tidak nyaman dan merasa jijik.

10 Jenis Pelecehan Seksual Berdasarkan Perilaku

    1. Mengomentari tubuh Anda secara seksual
    2. Ajakan seksual
    3. Sentuhan seksual
    4. Grafiti seksual
    5. Isyarat seksual
    6. Lelucon kotor bernuansa seksual
    7. Menyebarkan gosip tentang aktivitas seksual orang lain
    8. Menyentuh diri sendiri di hadapan orang lain
    9. Menunjukkan gambar, cerita, atau benda seksual
    10. Menceritakan aktivitas seksualnya kepada orang lain

Pelecehan seksual tidak hanya diterima oleh para kaum perempuan saja, tetapi kaum laki-laki juga. Oleh karena itu, jika ada teman, kerabat, atau keluarga yang menerima pelecehan, Anda harus ingat untuk menahan diri dalam berkomentar, kecuali memang bertujuan membantu dan mendampinginya melalui masa-masa sulit ini. Janganlah mengeluarkan kata-kata yang menyalahkan korban dan membuat bebannya justru semakin berat.

Latest articles