Jarang Diketahui, Mengenal Hutan Bawah Laut yang Tumbuh Lebat Di Samudra

ENSIPEDIA.ID, Kendari – Hutan merupakan wilayah di permukaan bumi yang ditumbuhi dan didominasi oleh pepohonan. Namun, tahukah kamu kalau hutan tidak hanya berada di daratan, melainkan juga terdapat di lautan? Rupanya, hutan bawah laut memendam pesona dan bioma yang amat bermanfaat bagi kehidupan di muka bumi.

Beberapa waktu yang lalu, ilmuwan mencoba untuk memetakan hutan laut. Hasil penelitian tersebut menunjukkan sisi produktifitas dan luas wilayah hutan laut di samudera. Namun demikian, hutan laut juga tak lepas dari ancaman gelombang panas laut dan krisis iklim global.

Mengenal Hutan Laut

Hutan laut merupakan kawasan di bawah laut yang ditumbuhi oleh tumbuhan laut berukuran besar, seperti rumput laut raksasa dan bambu laut raksasa. Spesies-spesies tersebut tumbuh membentuk kanopi hutan.

Berbeda dengan hutan di daratan yang bergoyang akibat terpaan angin, tumbuhan di hutan laut menari-nari dengan gelombang laut.

Hutan laut juga menyediakan habitat bagi biota-biota laut yang berada di dalamnya. Contohnya, rumput laut ini menawarkan habitat, makanan, dan tempat berlindung bagi berbagai organisme laut. Rumput laut juga menangkap energi matahari dan karbon dioksida melalui fotosintesis.

Persebaran Hutan Laut

Persebaran Hutan Laut Produktif (The Conversation)

Pemetaan hutan laut sampai saat ini masih terbilang sulit untuk dilakukan. Berbeda dengan hutan darat yang masih bisa terlihat dengan citra satelit, hutan laut berada di permukaan air sehingga tidak terlihat dengan satelit.

Para ilmuwan hanya menggunakan sumber literatur yang mencatat persebaran hutan laut. Catatan-catatan tersebut berupa hasil penelitian terdahulu, literatur ilmiah, repositori online, herbaria lokal, dan hasil masyarakat pencinta sains.

Sampai saat ini, peneliti memperkirakan terdapat 6 juta hingga 7,2 juta kilometer persegi hutan laut yang tersebar di seluruh lautan global. Tumbuhan yang mendominasi hutan laut berjenis alga merah. Beberapa contoh hutan laut, yaitu Great African Seaforest di pantai selatan Afrika dan Great Southern Reef di selatan benua Australia. Selain itu, masih banyak hutan-hutan laut lainnya.

Hutan Laut yang Berjuang

Kerusakan hutan tak hanya terjadi di daratan saja, hutan laut juga sedang merasakan masa-masa sulit. Gas rumah kaca dan pemanasan suhu laut menjadi tantangan utama bagi biota di ekosistem hutan laut.

Hilangnya habitat di hutan laut wilayah Australia Barat, Kanada Timur, atau di sekitara California menjadi bukti bahwa hutan sedang mengalami penyusutan. Hal ini berakibat pada hilangnya potensi penyerapan karbon di laut.

Hutan laut memiliki peranan penting bagi bumi dan kelangsungan hidup biota laut. Masih banyak hutan-hutan laut yang masih belum dijelajahi dan ditemukan di dasar samudera. Maka dari itu, potensi hutan-hutan laut haruslah dumanfaatkan dan dilestarikan keberlangsungannya.

Latest articles