Dobrak Industri Kreatif, Vokasi UI Buat Matkul Komik Digital

ENSIPEDIA.ID, Jember – Prodi Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) mengadakan mata kuliah komik digital untuk mendukung industri kreatif di Indonesia.

Pembuatan kurikulum yang didalamnya terdapat mata kuliah komik digital tersebut dibuat untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) mahasiswa unggul dalam memasuki dunia digital.

“Tujuannya agar Vokasi UI ikut berpartisipasi dalam membangun industri komik yang memiliki potensi tinggi. Selain itu, ia akan mampu mendobrak pasar ekonomi kreatif Indonesia,” kata Kepala Biro Humas dan KIP UI Dra Amelita Lusia di kampus UI Depok.

Ia mengatakan salah satu upaya untuk mendukung industri kreatif tersebut adalah dengan diadakannya sebuah lokakarya dalam program pengabdian masyarakat (pengemas) dengan tema “Comic, IP, Transmedia-Storytelling” yang berlokasi di auditorium Vokasi UI, Depok.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dihadiri oleh praktisi di berbagai bidang, seperti Ayoga Nanda selaku editor dari Gramedia, Rizky R Mozmarth Managing Editor Bumilangit Entertainment, serta Bara Adhyakasa selaku Manager HUION Indonesia.

Acara ini dihadiri lebih dari 180 siswa dari beberapa SMA dan SMK di Jabodetabek, yaitu SMK Budi Luhur, SMKN 1 Depok, dan SMA Al Azhar 19. Selain itu, turut hadir juga mahasiswa/I Vokasi UI, baik yang sudah memiliki keahlian dalam menggambar maupun belum.

Bara Adhyakasa menyampaikan bahwa Intellectual Property (IP) merupakan salah satu aset tidak berwujud yang dapat dimiliki oleh seorang kreator komik. Selain itu juga, beberapa tahun ini pasar bisnis IP terus mengalami tren peningkatan dan berpotensi untuk meningkatkan industri kreatif di Indonesia.

“Penyebarluasan informasi mengenai hal ini perlu dilakukan. Apalagi melihat industri komik di Indonesia yang mulai merambah kembali digemari banyak orang. Peran industri untuk mengenalkan komik kepada generasi muda dapat dimulai dengan langkah awal seperti lokakarya yang saat ini kita berikan, khususnya bagi siswa-siswi SMA dan SMK,” katanya.

Adapun Ayoga Nanda yang memberikan materi tentang teknfjhik “storytelling” dalam pembuatan komik mengungkapkan bahwa story atau cerita merupakan unsur yang paling penting dalam pembuatan komik.

Teknik storytelling dalam pembuatan komik memiliki banyak manfaat, seperti dapat mengatur alur dan poin yang ingin disampaikan, menjabarkan plot maupun premis, serta mempermudah pesan yang ingin disampaikan oleh kreator kepada pembaca.

Rizqy R Mosmarth mengungkapkan bahwa industri komik sekarang sudah diminati oleh banyak orang. Dalam acara tersebut, ia mengenalkan beberapa hal tentang BumiLangit, seperti linimasa dari film-film yang akan tayang, film karya BumiLangit, serta beberapa karakter komik

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles