Menjawab Alasan Konten Adegan Kekerasan Banyak Digemari Orang-Orang

ENSIPEDIA.ID – Tak sedikit orang yang suka menonton konten-konten yang berbau kekerasan, gore, maupun horor. Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya forum di sosial media yang membahas atau menyajikan konten-konten tersebut.

Kita sepakat bahwa tontonan seperti bisa berdampak negatif pada psikis. Namun, yang masih menjadi pertanyaan, mengapa masih banyak orang yang gemar menonton adegan kekerasan.

Menurut sebuah penelitian, 90% film berpenghasilan tinggi menggambarkan tokoh utamanya terlibat dalam adegan kekerasan. Kita mengkategorikan film dengan adegan bertarung dengan genre action. Selain itu, film horor dan gore juga masih menjadi genre favorit penoton. Padahal di dalamnya terdapat adegan yang bisa memompa denyut jantung lebih cepat.

Tontonan Kekerasan Sudah Ada Sejak Lama

Berabad-abad silam, masyarakat sudah gemar menonton tontonan yang berdarah-darah, perkelahian, atau pembunuhan. Hal ini bisa kita ketahui melalui situs warisan dunia, yaitu Collosseum peninggalan Romawi Kuno.

Warga Romawi Kuno kerap datang berbondong-bondong saat ada eksekusi mati di tempat tersebut. Eksekusi mati di ruang publik akhirnya menjadi hiburan yang tak terlewatkan.

3 Kategori Penikmat Tontonan Kekerasan

Dalam sebuah riset, membagi penikmat konten kekerasan menjadi 3 kategori, yaitu:

1. Pecandu Adrenalin

Para penikmat konten ini gemar mencari sensasi dan kepuasan dengan menonton adegan kekerasan. Dengan melihat penderitaan lain, orang dengan kategori ini akan mendapat sensasi, kenikmatan, dan kepuasan tersendiri.

2. White Knucklers

Orang-orang dalam kategori ini beralasan menonton konten kekerasan karena ingin mempelajari sesuatu dari tontonan tersebut. Dengan adanya rasa adrenalin tersebut, mereka berharap agar hidup mereka lebih kuat lagi.

3. Dark Copers

Kategori terakhir ialah orang-orang yang memperoleh kedua hal di atas. Selain sengaja memacu adrenalin dan mendapat sensasi serta kepuasan, mereka juga mendapat pengetahuan bertahan hidup dari tontonan tersebut.

Dalam riset lain disebutkan bahwa orang-orang yang menggemari konten horor dinyatakan lebih tangguh secara psikologis selama pandemi Covid-19.

Teori Pengalihan Keseruan

Dalam pandangan lain, menyebutkan bahwa menonton adegan kekerasan membuat kita bergairah, perasaan yang bertahan sampai akhir pertunjukan, sehingga terasa lebih menyenangkan.

Sementara itu, Teori Buah Terlarang menjelaskan bawah karena kekerasan dianggap terlarang, menontonnya menjadi hal yang mengasyikkan. Buktinya, label peringatan film justru meningkatkan minat penonton untuk melihat adegan kekerasan.

Latest articles