Taste the TV, Televisi Buatan Jepang ini Memungkinkan Seseorang Mencicipi Rasa Makanan pada Layarnya

ENSIPEDIA.ID, Kendari – Pernahkah kamu merasa ngiler dengan makanan saat menonton televisi? Potongan gambar yang meggugah selera tersebut terkadang membuat kita terdorong untuk menjilati layar televisi guna merasakan rasanya. Hal tersebut pastinya sia-sia karena layar TV biasa tentunya memiliki rasa yang hambar bahkan terkesan menjijikan. Namun, jangan berkecil hati terlebih dahulu, saat ini salah seorang profesor di Jepang membuat sebuah teknologi yang memungkinkan seseorang bisa merasakan sensasi makanan tertentu pada televisi.

Teknologi ini diberi nama Taste-the-TV yang dibuat oleh seorang profesor bernama Homei Miyashita. Ia berasal dari Universitas Meiji, Jepang.

Awal penciptaan televisi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan jarak. Ia berpikir untuk menghubungkan seseorang dengan dunia luar dengan pengalaman yang tidak hanya visual saja, melainkan mencapai aspek pancaindra lainnya.

“Tujuannya adalah untuk memungkinkan orang-orang mendapatkan pengalaman seperti makan di restoran di belahan dunia lain, bahkan saat tinggal di rumah,” kata Miyashita yang dikutip melalui BBC saat wawancara Reuters.

Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang menuntut seseorang membatasi diri dari kerumunan dan berlama-lama di luar rumah. Dengan adanya alat tersebut, seseorang bisa tetap merasakan pengalaman dan memanjakan lidah mereka walaupun tinggal di rumah saja.

Televisi ini menggunakan cara kerja sebagai berikut: Taste th TV (TTTV) menyediakan carousel yang memiliki 10 kaleng perasa. Ketika seseorang melakukan request rasa yang diinginkan, maka kaleng tersebut akan menyemprotkan cairan perasa sehingga menciptakan rasa yang diinginkan tersebut. Cairan perasa disemprotkan pada sebuah lapisan film atau nampan sekali pakai.

Lapisan yang telah memiliki rasa, kemudian digulirkan ke layar TV bagian depan dan pengguna bisa menjilat dan merasakan makanan yang ada di layar TTTV. Setelah dijilat, lapisan akan langsung dibuang. Lapisan tersebut akan tertarik oleh mesin.

Seorang mahasiswa bernama Yuki Hou mencoba penggunaan TTTV, Awalnya ia menginginkan rasa coklat susu pada mesin tersebut. Setelah siap, ia kemudian mencoba menjilati layar atau lapisan di hadapannya. “Ini manis seperti saus cokelat,” ungkap Yuki setelah merasakan.

Sebelumnya, Profesor Miyashita juga telah membuat garpu yang bisa membuat rasa makanan lebih kaya. Mereka juga telah menciptakan berbagai perangkat lain. Profesor Miyasita ingin lebih mengeksplor penerapan teknologi terhadap dunia kuliner dengan konsep “konten rasa”.

Mesin ini nantinya akan digunakan pada restauran seperti memberikan pelatihan kepada koki dengan sistem jarak jauh. Rasa pada makanan bisa diunduh dan bisa dicicipi secara virtual.

Dalam melakukan riset dan membangun prototipe, Profesor Miyashita telah meluangkan waktu selama 1 tahun. Ia juga merencanakan untuk melakukan komersialisasi TV yang bisa dijilat tersebut. Ia memperkirakan biaya untuk produksi TV tersebut sebesar $875.

Jadi bagaimana, tidak sabar untuk menunggu pengalaman menjilat layar televisi tersebut?

Latest articles