Bukan Hanya Plastik, Puntung Rokok Juga Berpengaruh Terhadap Lingkungan

ENSIPEDIA. ID, Kendal – Plastik memang menjadi salah satu problematik yang hingga kini masih belum dapat diselesaikan dengan baik. Kampanye bebas plastik pun sudah banyak diteriakkan oleh berbagai komunitas. Plastik yang dimaksud oleh kebanyakan orang adalah barang-barang yang terbuat dari plastik seperti botol plastik, bungkus minuman, sedotan dll. Namun, sayangnya manusia kurang menilik sampah yang satu ini; puntung rokok.

Masalah Puntung Rokok

Putung Rokok yang Dibuang Sembarangan | Pixabay

Dilansir dari nationalgeographic, sejak tahun 1980-an, puntung rokok menyumbang 30 hingga 40% dari semua sampah yang ditemukan di tempat pembuangan sampah perkotaan.

Diperkirakan ada 4,5 triliun puntung rokok yang telah dihisap oleh orang dibuang sembarangan, bisa di selokan maupun di lingkup publik. Benda ini sungguh membuat bumi menjadi kotor, baik dari segi penampilan ataupun lingkungan.

Kita dapat menemukan puntung rokok di hampir seluruh tempat terbuka, seperti di zona bermain, taman, hingga di wilayah sekolah. Penggunanya mungkin menganggap bahwa puntung rokok dapat terurai dengan sendirinya sehingga berani untuk tidak bertanggung jawab terhadap puntung tersebut yang akhirnya akan dibuang sembarangan.

Bukan hanya alasan tersebut, penghisap rokok juga akan berpikiran bahwa puntung yang dihasilkan tidak lebih besar dari jari manusia dewasa yang artinya tidak akan berpengaruh besar terhadap lingkungan. Padahal, ada lebih dari 1,14 miliar perokok aktif di Dunia. Bayangkan jika 1 orang menghisap 2 rokok perhari, artinya akan ada 2,28 miliar puntung rokok yang dihasilkan perharinya, dan bayangkan jika setengah persen dari jumlah puntung rokok tersebut dibuang sembarangan, jika tidak diatasi mungkin bumi akan dipenuhi oleh triliunan puntung rokok.

Pengaruh Puntung Rokok Bagi Lingkungan

Putung Rokok dapat Berbahaya Bagi Lingkungan | mr.reoveme.com

Penelitian yang dilakukan oleh National Geographic menunjukksn bahwa puntung rokok memerlukan waktu yang lama untuk dapat terurai dengan baik, dan oleh karena itu akan menimbulkan banyak masalah bagi lingkungan.

Puntung rokok yang terdiri dari ribuan serat selulosa asetat memang dapat terurai secara biologis, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Filter rokok bekas dapat merusak lingkungan dan membunuh hewan-hewan seperti serangga dan tikus karena mengandung ribuan bahan kimia berbahaya. Ditemukan pula senyawa penyebab kanker atau karsinogen pada beberapa bahan kimia di filter rokok bekas. Tentunya hal ini perlu diperhatikan lebih mendalam oleh para perokok.

Tak hanya sampai di situ, penelitian lanjutan menguji apakah ada dampak melemparkan puntung rokok ke tanaman di taman.

Percobaan ini menggunakan rumput atau daun semanggi dan puntung rokok. Langkah pertama adalah meletakkan puntung rokok ke pot berisi rumput atau daun semanggi. Mereka menguji puntung baru dari rokok kretek dan puntung bekas dari rokok yang sudah dibakar lalu menambahkan kayu kecil untuk melihat pengaruhnya.

Hasil dari percobaan tersebut adalah, puntung rokok mengurangi setidaknya 25% pertumbuhan kecambah pada rumput dan semanggi. Puntung rokok juga mengurangi jumlah biomassa akar pada semanggi hingga hampir 60%. Dapat disimpulkan bahwa ternyata memang puntung rokok berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan asap dari puntung rokok juga menyebabkan hal yang sama.

Namun, hal ini masih perlu dilakukan penelitian lebih mendalam. Mengingat sudah hampir 100 tahun menjadi topik yang paling jarang diteliti.

Bukan hanya berimbas bagi tumbuhan, puntung rokok bekas juga berdampak pada hewan. Banyak burung di wilayah perkotaan akan menambahkan puntung rokok ke sarang mereka, padahal pestisida di dalam nikotin dapat mengurangi parasit yang tinggal di tubuh inangnya. Hal ini tentu berbahaya karena parasit dapat berguna bagi perkembangan anak burung. Begitu pula pada hewan laut lainnya, ada beberapa kasus puntung rokok yang ditemukan di kura-kura. sih banyak puntung rokok yang kita temukan tidak pada tempatnya, hal ini salah satu dampak dari kurangnya sosialisasi pada perokok. Oleh karena itu, marilah kita sebarkan informasi ini supaya orang-orang lebih sadar dan paham tentang bahaya puntung rokok.

 

Hilmi Harsaputra
Menyukai alam dan dunia secara fisik, flora fauna serta astronomi.

Latest articles