Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Siap-siap Sanksi Menghantui

ENSIPEDIA.ID, KENDAL – sebanyak 105 dari 112.514 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi tahap akhir.

Alasan mereka beragam, seperti yang disebutkan oleh Kepala Biro (Karo) Hukum, Humas dan Kerja Sama BKN Satya Pratama. Ia membeberkan alasan CPNS memilih mundur lantaran tidak cocok dengan gaji, tempat bertugas, hingga kehilangan motivasi.

“Alasannya bermacam-macam, tapi seharusnya kalau sudah mengikuti proses yang cukup panjang dan menyisihkan banyak orang, dengan biaya yang cukup besar, dan untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah yang melayani publik, seharusnya bisa menunjukkan komitmen untuk terus menjadi abdi negara,” tutur Satya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/5).

CPNS, lanjutnya, hanya menerima 80 persen dari besaran gaji PNS. Terkait hal tersebut, sudah tertuang dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan calon pegawai negeri sipil. Namun, besaran gaji PNS tentu berbeda-beda, tergantung pada tingkat golongannya.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, per 27 Mei kemarin, jumlah CPNS yang menguntungkan diri menjadi 100 orang. Artinya, sebanyak 5 orang lainnya yang mengundurkan diri sudah digantikan posisinya oleh kandidat lain di bawahnya.

Satya mengatakan data CPNS yang mengundurkan diri masih bisa berubah jika instansi terus mengusahakan mengisi formasi supaya tidak kosong.

“Data terus berubah sampai semua instansi selesai memproses semua peserta CASN,” katanya.

Ada beberapa sanksi yang akan mengintai para CPNS yang mengundurkan diri, di antaranya yaitu:

1. Mengacu pada Pasal 54 ayat 2 Permen PANRB No 27 tahun 2021, pelamar yang telah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan telah mendapatkan persetujuan NIP kemudian ia mengundurkan diri, maka akan dikenai sanksi. Sanksinya ialah ia tidak diperbolehkan melamar pada penerimaan ASN satu periode berikutnya.

2. Pengumuman Kementerian Luar Negeri Pengumuman/00008/KP/11/2019/24/03 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri Tahun Anggaran 2019, poin X nomor 10. Pelamar Kementerian Luar Negeri yang mengundurkan diri harus membayar sanksi sebesar Rp50 juta.

3. Pengumuman Nomor 01/PANSEL – CPNS/11/2019 tentang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian PPN / Bappenas tahun Anggaran 2019, poin VII nomor 4. Para pelamar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia yang mengundurkan diri akan dikenai sanksi membayar sebesar Rp35 juta.

4. Pengumuman Nomor: Peng-11/XI/2019 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Intelijen Negara tahun Anggaran 2019, dijelaskan Denda sebagai penerimaan bukan pajak, akan diberlakukan bagi pelamar yang:

a. Dinyatakan lulus kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 25 juta.

b. Telah diangkat sebagai CPNS kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp50 juta.

c. Telah diangkat menjadi CPNS dan telah mengikuti Diklat Intelijen tingkat dasar dan diklat lainnya kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 100 juta.

Hilmi Harsaputra
Menyukai alam dan dunia secara fisik, flora fauna serta astronomi.

Latest articles