Puluhan Pohon Pisang Di Lamongan Roboh Akibat Ulah Bocah yang Terinspirasi dari “Salam dari Binjai”.

ENSIPEDIA.ID, Jember – Sejumlah pohon di Lamongan roboh dan gagal panen yang disebabkan oleh ulah bocah-bocah yang aksinya terinspirasi dari video “Salam dari Binjai” yang beberapa waktu ini viral.

Sekitar 50 pohon pisang tumbang di Desa Surabaya, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, roboh akibat ulah dari 9 bocah. Pohon-pohon pisang yang roboh, beberapa diantaranya sudah hendak dipanen.

Terdapat sejumlah video yang memperlihatkan anak-anak tersebut sedang memukul, menendang, menggelayuti dan menaiki pohon pisang yang ada. Adapun ekspresi dari sang bocah pun mengejutkan, seakan tidak berdosa dan sambil bersendau gurau dengan teman-temannya.

Selain pohon pisang yang akan dipanen, juga terdapat pohon pisang yang masih kecil. Dalam sebuah video, juga terdengar ucapan dari salah seorang anak yang mengakui terinspirasi dari “Salam dari Binjai” yang sedang viral itu.

“Salam dari Binjai iki,” terdengar teriakan salah satu anak di dalam salah satu video.

Seperti dilansir dari detik.com, Kepala Desa Surabayan, Sunarto, mengkonfirmasi bahwa peristiwa perobohan tersebut memang benar berada di desanya. “Iya mas, di desa saya,” ujar Sunarto.

Adapun sekretaris desa Surabayan, Rendi Hardianto, juga membenarkan hal tersebut dan mengungkapkan bahwa, pohon yang roboh sebanyak 50 batang dan dimiliki oleh 5 warga desanya.

Baca juga : Bukan Para Jin, Kerajaan Inilah yang Membangun Candi Prambanan

50 batang pohon tersebut merupakan milik dari warga setempat, yakni Sunaji, Hariadi, Harto, Kusnan dan milik Rendi sendiri.

“Lahan pisang milik 5 warga, pelakunya banyak, ada paling nggak 10 anak yang berasal dari luar desa,” kata Rendi.

Tentu ini merupakan sebuah kekeliruan, awal jargon “Salam dari Binjai” dipopulerkan oleh Paris Pernandes, salah seorang mantan petinju asal Binjai. Biasanya, dalam video memukuli batang pohon, Paris mengkonfirmasi terlebih dahulu bahwa pohon yang akan ia pukul sudah mendapatkan ijin dari pemilik kebun.

Sedangkan yang dilakukan oleh bocah Lamongan tersebut tidak beretika, pohon yang mereka robohkan merupakan pohon milik orang lain dan belum ijin kepada pemilik yang bersangkutan.

Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, karena dapat meresahkan warga yang memiliki pohon pisang guna untuk dijual ataupun dikonsumsi pribadi. Salam dari Binjai!!!

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles