Petugas PPSU Mengaku Dibegal, Padahal Habis Main Judi Online

ENSIPEDIA.ID, Jember – Ray Prama Abdullah (27), salah seorang anggota petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang mengaku kehilangan uang THR akibat di begal. Namun, berdasarkan penyelidikan polisi ternyata uang THR yang ia dapat dipergunakan untuk bermain judi online.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Sawah Besar IPTU Wildan Alkautsar yang menyatakan bahwa petugas PPSU atas nama Ray telah membuat laporan palsu kepada kepolisian.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyatakan bahwa petugas PPSU tersebut dibegal setelah mengambil uang THR sebesar Rp 4,4 juta di depan RS Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (27/4) pukul 05.20 WIB.

“Yang bersangkutan sudah mengaku, uangnya itu habis untuk main judi ‘slot’, cuma karena takut sama istrinya, dia mengarang cerita bahwa dibegal, kita cek TKP, sisir CCTV, periksa saksi-saksi, tidak ada kejadian itu,” kata Wildan, seperti dilansir dari Republika

Menurut pengakuan palsu Ray yang diberikan kepada polisi, uang THR sebesar Rp 4,4 akan digunakan untuk kebutuhan Idul Fitri. Namun, ketika sedang mengerjakan pekerjaannya, ia disergap oleh 10 orang yang kemudian membawa lari uang THR-nya.

Mengetahui laporan tersebut, kemudian Kanit Reskrim beserta jajarannya penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan yang didapatkan, terungkap bahwa Ray melakukan penarikan uang sebesar Rp 200 ribu, atau tidak sesuai keterangan yang mengaku melakukan penarikan uang sebesar Rp 4,4 juta.

“Dari awalnya saja, dia (petugas PPSU) tidak mau langsung bikin laporan. Kejadiannya itu katanya pagi pukul 05.20 WIB , namun baru buat laporan siang menjelang sore. Setelah saya BAP, agak janggal makanya langsung ditelusuri,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Sawah Besar IPTU Wildan Alkautsar.

“Kami juga menemukan bukti adanya deposit di HP dia untuk judi ‘online’. Dia pun mengakui memang bermain slot,” ungkap Wildan.

Setelah dilakukan introgasi, akhirnya Ray Prama Abdullah mengakui bahwa semua cerita yang diungkapnya kepada kepolisian semuanya palsu. Ia mengatakan bahwa terpaksa membuat laporan palsu lantaran takut kepada istrinya jika mengetahui bahwa uang THR yang didapatnya digunakan untuk main judi slot.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles