Pemerintah Siapkan Dana Rp 6,95 Triliun untuk BLT Minyak Goreng

ENSIPEDIA.ID, Jember – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganggarkan dana Rp6,96 triliun untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng yang akan diberikan kepada 23,15 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengungkapkan bahwa proses penganggaran dapat terlaksana lebih cepat karena program BLT minyak goreng dimasukkan ke dalam program bantuan sosial (bansos) pangan dan menjadi satu dengan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN).

“Dalam hal ini adalah tambahannya untuk penerima BT-PKLWN yang melakukan usaha di bidang makanan,” ucap Isa dalam media briefing di Jakarta, Jumat.

Alokasi anggaran untuk BLT minyak goreng yang diberikan melalui program bansos pangan ditetapkan sebesar Rp6,2 triliun untuk 20,65 juta KPM yang pada tahun 2022 telah menerima bansos pangan. Sedangkan BLT minyak goreng yang disalurkan lewat program BT-PKLWN, telah ditetapkan anggaran sebesar Rp 750 miliar untuk 2,5 juta penerima.

“Ini dananya kami bisa menggunakan dana yang sudah disalurkan ke TNI/Polri untuk BT-PKLWN dan Kementerian Sosial untuk keluarga penerima Pam Keluarga Harapan (PKH) dan bansos pangan sebelumnya,” ujarnya.

Isa mengatakan bahwa pihaknya akan mencermati lebih lanjut jika terdapat kekurangan alokasi anggaran, sehingga penyaluran akan disusul pada bulan-bulan mendatang. Lebih daripada itu, yang paling penting adalah dapat tersalurnya BLT minyak goreng pada bulan Ramadhan atau selambat-lambatnya satu minggu sebelum lebaran. Adapun besaran BLT yang diterima bernilai Rp 300 ribu untuk satu keluarga penerima manfaat (KPM).

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles