Pemerintah Akan Berlakukan e-KTP Digital, Tak Perlu Fotocopy Lagi?

ENSIPEDIA.ID, Jember – Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan segera memberlakukan e-KTP digital yang berbentuk QR Code. Rencananya program ini akan dilakukan dalam waktu dekat dan secara bertahap.

Dengan adanya inovasi ini, e-KTP tidak akan lagi berbentuk fisik seperti sekarang. Sehingga untuk memenuhi suatu persyaratan yang diwajibkan menyertakan fotokopi e-KTP tidak diperlukan lagi. Hal ini juga akan memudahkan masyarakat dalam mengurus data kependudukan karena dinilai lebih praktis.

“KTP-el tidak lagi dicetak seperti sekarang, tetapi langsung disimpan di HP penduduk. Nanti ada foto KTP-el dan QR Code,” ujar Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Zudan juga mengungkapkan bahwa dengan adanya e-KTP digital dengan bentuk QR Code membuat tidak ada lagi konsep KTP hilang seperti yang sering terjadi saat ini.

“Tidak ada lagi konsep KTP-el hilang. Kalau HP hilang, nanti minta lagi ke Dukcapil dikirim ke nomor HP yang baru,” imbuhnya.

Proses perpindahan dari e-KTP dalam bentuk fisik ke bentuk digital telah dilakukan proses uji coba 50 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia, dari Bandung hingga Bima.

Syarat dan Cara Membuat e-KTP Digital

Berikut adalah beberapa syarat dan cara yang harus dipahami oleh pemohon untuk membuat e-KTP digital.

Syarat-syarat membuat e-KTP digital

1. Memiliki smartphone

2. Wilayah pemohon dapat terkoneksi dengan internet

3. Pemohon dapat mengoperasikan smartphone

Cara membuat e-KTP digital

1. Mengunduh aplikasi Identitas Digital (PPID Kemendagri) di ponsel

2. Melakukan registrasi dengan masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email, dan nomor ponsel

3. Melakukan verifikasi data melalui face recognition atau verifikasi wajah

4. Melakukan verifikasi email

5. Kembali ke menu aplikasi ID dan login

Bagaimana Dengan Orang yang Tidak Punya Smartphone?

Dengan adanya wacana e-KTP digital, tentu akan menimbulkan kendala bagi orang yang saat ini tidak mempunyai smartphone. Namun, Kemendagri memberikan solusi dengan pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan dengan dua jalur, yakni jalur digital dan jalur manual.

“Jalur manual cetak secara fisik bagi masyarakat yang tidak punya handphone atau daerahnya belum ada jaringan/sinyal,” kata Zudan, seperti dilansir dari kompas.

“Bagi yang belum memiliki handphone maupun daerahnya belum ada jaringan akan tetap dilayani dengan bentuk fisik dan pelayanan manual seperti sekarang ini,” pungkasnya.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles