Nur Afifah Balgis, Politikus Cantik yang Menjadi Koruptor Termuda di Indonesia

  • ENSIPEDIA.ID, Jember – Nama Nur Afifah Balgis menjadi sorotan karena terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu yang lalu. Ia menjadi koruptor termuda di Indonesia yang saat ini masih berusia 24 tahun.

Nur Afifah ditangkap bersama dengan pejabat Kabupaten Penahan Paser Utara lainnya, yakni Abdul Gafur, Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM) dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa, serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022.

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan pada 2021 Kabupaten Penajam Paser Utara mengagendakan beberapa proyek pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara.

Nilai kontrak tersebut berkisar Rp112 miliar yang digunakan untuk proyek ‘multiyears’, yakni peningkatan Jalan Sotek-Bukit Subur bernilai kontrak Rp58 miliar dan pembangunan gedung perpustakaan bernilai kontrak Rp9,9 miliar.

Dengan adanya proyek tersebut, Abdul Gafur diduga memerintahkan Edi, Jusman, dan Mulyadi untuk mengumpulkan uang dari para rekanan yang sudah mengerjakan beberapa proyek fisik di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Selain itu, Abdul Gafur juga diduga menerima sejumlah uang untuk penerbitan beberapa perizinan, seperti perizinan untuk hak guna usaha (HGU) lahan sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara serta perizinan pemecah batu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara.

Adapun peranan Nur Afifah Balgis dalam kasus korupsi ini adalah sebagai orang yang menerima, menyimpan, dan mengelola uang hasil suap senilai Rp1,4 miliar yang diterima Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud.

Setelah kasus ini viral, banyak warganet yang menyerang akun instagram dari Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan tersebut. Mayoritas menghina dan mencemooh Nur Afifah Balqis.

“Selamat menempuh hidup baru di hotel prodeo. Masih muda kok ya gak bisa nyari duit halal,” kata netizen di kolom komentar.

“Gue kira suci, ternyata korupsi,” komentar yang lain. “Masih muda lho mbak, kok korupsi sih,” celetuk netizen.

“Cie jadi terkenal,” sindir warganet. “Uang rakyat gimana rasanya kak?” komentar netizen.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles