Kejanggalan Pemenang Tender Proyek Gorden DPR, Kantor Sepi dan Situs Belum Genap 3 Bulan

ENSIPEDIA.ID – Pemenang tender proyek pengadaan gorden untuk rumah Anggota DPR RI dimenangkan oleh PT Bertiga Mitra Solusi. Pemenang tender senilai miliaran rupiah tersebut mendapat sorotan publik atas status dan keberadaan yang dinilai janggal.

Pelelangan tender pengadaan gorden untuk rumah anggota dewan di Kalibata, Jakarta Pusat tersebut diikuti oleh 46 perusahaan. Dilansir dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), PT Bertiga Mitra Solusi melakukan penawaran senilai 43,5 Miliar rupiah. Jauh lebih tinggi dari beberapa perusahaan lainnya, yaitu PT Panderman Jaya dengn Rp 42 miliar, dan PT Sultan Sukses Mandiri Rp 37,7 miliar. Anehnya, PT Mitra Bertiga Solusi terpilih menjadi pemenang tender.

Tangapan Publik

Lucius Karus, Peneliti dari Formappi (Forum Masyarakat Peduli Parlemen) melihat janggal pemilihan pemenang tender ini.

“Kita tidak tahu, 46 perusahaan lainnya jangan-jangan mengajukan harga yang lebih rendah lagi,” ujar Lucius dikutip dari Katadata.com

“Jangan-jangan di sana ada perusahaan yang benar-benar memang bergerak di bidang interior dengan pengajuan harga yang lebih rasional. Tapi kemudian itu tidak ditampilkan oleh sekjen agar publik tidak tahu atau tidak punya pembanding,” sambung Lucius.

Hal senada diungkapkan oleh Bonyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI). Ia tidak bisa menangkap logika penentu pemenang tender yang dirasanya cukup aneh.

“Terus terang saja agak aneh, ketika pengumuman pemenang yang jadi pemenang adalah penawar tertinggi. Logikanya kan tender itu mencari yang termurah untuk spek yang sama,” ungkapnya.

Kejanggalan Kantor dan Situs

Beberapa pemerhati melakukan penelusuran lebih lanjut terkait PT Bertiga Mitra Solusi. Lucius dari Formappi menemukan informasi di laman resmi situs perusahaan tersebut yang belum genap 3 bulan, baru dibuat 25 Maret 2022.

Ia juga menemukan lampiran bahwa PT tersebut bukan bergerak di bidang interior, melainkan di bidang IT.

“Bahkan dari 7 proyek yang dilampirkan pada website terkini, 6 di antara proyek itu semuanya terkait bidang IT. Maka sangat jelas kalau PT Bertiga Mitra Solusi ini sesungguhnya adalah perusahaan di bidang IT. Ketika ia terlihat justru ikut pada proyek yang sesungguhnya bukan keahlian perusahaannya, maka memang perlu dipertanyakan,” tutur Lucius.

Selain itu, tim Tempo melakukan penelusuran di alamat kantor PT Bertiga Mitra Solusi. Dalam penelusuranya pada Senin (09/05/2022), Tim Tempo tidak melihat ada aktivitas di kantor tersebut, yang terlihat hanya supir kantor.

Selain itu, di muka gedung, tak terdapat papan nama yang menuliskan nama perusahaan. Tak ada pula karyawan yang sedang masuk bekerja selain supir yang ditemui oleh Tim Tempo.

“Dari sisi luar, tak terlihat plang nama perusahaan di depan Rukan. Papan nama Bertiga Mitra Solusi baru dapat dilihat di dinding ruang resepsionis,” tulis Tempo dalam sebua laporan.

Latest articles