Mahasiswi di Sulut Rela Ingin Jual Ginjal Demi Pembangunan Jembatan di Desanya

ENSIPEDIA.ID, KENDAL – Seorang mahasiswi dari Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara (sulut) bernama Alin Pangalima mendadak menjadi viral setelah mengunggah sebuah postingan di platform Facebook.

Dalam postingan tersebut, ia berniat ingin menjual ginjalnya guna pembangunan jembatan di desanya yang sudah sejak lama dinanti-nantikan warga desa.

Alin mengaku miris dengan kondisi di desanya yang tidak memiliki jembatan sebagai penghubung untuk memudahkan warganya melakukan mobilisasi.

Dalam keterangannya, Alin menyebut sudah belasan tahun proyek pembangunan jembatan di desanya mangkrak. Hal ini lantaran dana daerah yang tersedia tidak cukup untuk membangun jembatan.

“Soalnya dana daerah katanya tidak cukup untuk membiayai pembangunan jembatan yang sudah 16 tahun mangkrak. Mungkin “ginjal” saya bisa sedikit membantu,” tulis Alin dalam keteranganya, dikutip Rabu (11/5/2022).

Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut menjadi viral di media sosial. Bahkan beberapa relawan juga mengaku ingin ikut menjual ginjalnya demi pembangunan jembatan. Namun, hal tersebut tampaknya seperti sebuah protes terhadap pemerintah yang tak peka terhadap kondisi di pedesaan.

Setelah viral, unggahannya tersebut benar-benar direspon pemerintah. Terlihat pada unggahan terbaru yang diunggahnya pada (11/05), Alin diundang seorang anggota DPRD Sulut untuk berdialog mengenai pembangunan jembatan Gayo.

Alin pun berterima kasih pada warganet yang sudah membantunya dalam menyebarkan unggahanya ke berbagai platform sehingga bisa menjadi viral.

“Jual ginjal demi jembatan jadi piral. Tangkyu semua yang mendukung perjuangan ini. Dalam waktu dekat semoga ada kabar baik. Terima kasih para wartawan, media, netizen dan orang-orang baik yang sudah meng-up persoalan jembatan. Salam hangat dari ribuan kilometer terpisah jarak, dikutip dari akun Facebook/AlinPangalima pada Rabu (11/05/2022).

 

 

 

 

 

 

Hilmi Harsaputra
Menyukai alam dan dunia secara fisik, flora fauna serta astronomi.

Latest articles