Luhut: Indonesia Tak Buru-buru Ubah Pandemi ke Endemi

ENSIPEDIA.ID, KENDAL – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan katakan pemerintah tak akan buru-buru ubah status pandemi covid-19 jadi endemi.

Untuk diketahui, singkatnya endemi yaitu sebuah keadaan di mana penyakit sudah menjadi hal yang “umum” muncul di suatu daerah, dengan sifatnya yang konstan (terus-menerus). Contohnya seperti malaria.

Hati-hati dan Perlu Perencanaan Matang

Ilustrasi Endemi | Suara.com

Pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil keputusan apapun dan perlu perencanaan yang matang sebelum memutuskannya.

Hal ini dilakukan agar meminimalisir terjadinya kesalahan pada keputusan yang diambil, dan memperbaiki kebijakan untuk ke depannya.

Luhut menjelaskan saat ini para pakar sedang menganalisis, mengolah data dan menghitung kemungkinan-kemungkinan dari kondisi ini.

“Jadi, kita enggak boleh gegabah. Kalaupun ada yang gini (mengubah status pandemi jadi endemi), kehati-hatian kami itu tetap tinggi,” katanya di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/03/2022).

Lanjutnya, Indonesia tak akan secara langsung mengubah status pandemi menjadi endemi hanya karena sejumlah negara terlihat sudah mengubahnya. Menurutnya, setiap negara memiliki kondisi yang berbeda-beda sehingga penanganannya pun juga berbeda.

“Kita enggak usah ikut-ikut orang lah, ya, kita lihat yang pas. Tiap negara punya masalah yang beda-beda,” ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa negara tetangga Indonesia sudah mengubah statusnya menjadi endemi, misalnya Malaysia yang pada 1 April 2022 akan mengubah status wabah covid-19 dari pandemi menjadi endemi. Serupa, Thailand juga akan melakukannya pada bulan Juli mendatang.

Pula, kata Luhut, Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas sehingga perlu kebijakan covid-19 yang berbeda. Ia pun menyamakan jarak tempuh antar kota di Indonesia sama seperti jarak tempuh antar negara di Eropa.

“Kalau Anda lihat Indonesia seperti Eropa. Dari Bali terbang ke Jakarta itu kayak dua negara,” kata Luhut.

Oleh karena itu, penanganan covid-19 di Indonesia tak boleh semena-mena karena berkaitan dengan hajat (kebutuhan) hidup semua orang.

 

 

 

 

Hilmi Harsaputra
Menyukai alam dan dunia secara fisik, flora fauna serta astronomi.

Latest articles