Jika Sudah 2 Kali Vaksin, PCR dan Antigen Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan Domestik

ENSIPEDIA.ID, Jember – Pemerintah memberlakukan beberapa kebijakan baru terkait dengan perjalanan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satu kebijakan baru tersebut adalah tidak dipergunakan lagi syarat PCR dan Antigen bagi pelaku perjalanan domestik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia sekaligus Koordinator PPKM, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pelonggaran syarat perjalanan domestik tersebut diputuskan setelah melakukan rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Namun, penghapusan syarat antigen dan PCR tersebut hanya berlaku bagi pelaku perjalanan yang sudah melakukan vaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa aturan ini akan terbit dalam waktu dekat dan akan dituangkan dalam surat edaran.

“Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara yang sudah melakukan vaksinasi dosis dua sudah tidak perlu menunjukkan bukti antigen maupun PCR negatif,” kata Luhut.

Selain pelonggaran aturan bagi perjalanan domestik, Pemerintah juga melakukan pelonggaran kebijakan karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Pemerintah kini menghapus karantina bagi orang yang baru datang dari luar negeri ke Bali.

Menurut Luhut, PPLN tersebut harus melakukan pemesanan hotel untuk menginap selama 4 hari. Mereka juga diwajibkan telah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali.

“PPLN melakukan entry PCR tes dan menunggu di kamar hotel hingga hasil negatif keluar,” ungkapnya.

Selain melakukan pelonggaran bagi pelaku perjalanan domestik maupun mancanegara, pemerintah juga tetap mengingatkan masyarakat agar mengikuti vaksinasi hingga tuntas. Menurut Luhut, vaksinasi adalah upaya pemerintah untuk mengakhiri pandemi.

“Pemerintah mendorong booster di Jawa-Bali yang di bawah 10 persen, kami mendorong agar masyarakat untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia demi membaiknya pandemi ini,” tuturnya.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles