Kegilaan-Kegilaan Kaisar Nero, Bahkan Hingga Menikahi Budak Laki-lakinya Karena Mirip Mantan Istri

ENSIPEDIA.ID, Jember – Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus adalah Kaisar Romawi kelima serta menjadi kaisar terakhir dari dinasti Julio-Claudian. Kaisar Nero naik tahta ketika masih belia, dan kemudian terpuruk, hingga mati karena melakukan bunuh diri.

Selama 13 tahun ia memimpin Romawi, banyak sekali kontroversi-kontroversi yang dibuatnya. Salah satunya adalah ketika ia menikahi seorang budak laki-laki hanya karena orang tersebut mirip dengan mantan istrinya.

Namun, itu semua merupakan satu dari banyak kegilaan-kegilaan yang pernah dibuatnya selama memimpin Romawi. Seperti apa kegilaan tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

Naik Tahta dengan Penuh Kontroversi

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Nero bukanlah keturunan langsung dari keluarga raja, akan tetapi karena kecerdikan dan kelicikan ibunya, Agrippina Minor membuat semuanya menjadi mungkin. Agrippina merupakan adik dari Kaisar Caligula.

Jadi, setelah Agrippina lepas dari suaminya (Ayah Nero), Agrippina menggoda Kaisar Claudius, kaisar yang memimpin Romawi pada waktu itu, yang tak lain adalah paman dari Nero sendiri. Hal tersebut dikarenakan istri dari Kaisar Claudius meninggal dunia, maka dengan cepat Ibu dari Nero memanfaatkan peluang itu.

Akhirnya, Agrippina resmi menjadi seorang permaisuri. Setahun berselang, Ibu licik itu memaksa Claudius untuk mengangkat Nero sebagai anaknya dan menikahkannya dengan anak dari Kaisar Claudius. Tentu ini merupakan usaha agar Nero menjadi penerus tahta kekaisaran itu.

Beberapa saat setelah itu, Agrippina melancarkan rencana liciknya untuk menghabisi kaisar. Ia membunuh Claudius dengan menyajikan hidangan jamur beracun. Tidak berhenti di situ saja, Agrippina juga membeli pasukan istana guna memproklamirkan Nero sebagai Kaisar Romawi yang baru.

Membunuh Ibu serta Saudaranya

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Meskipun yang menjadi Kaisar adalah Nero, akan tetapi Agrippina lebih dominan dibandingkan dengannya. Hal tentu merupakan hal yang wajar, karena pada waktu itu, Nero masih menginjak usia 17 tahun.

Agrippina menjadikan Nero sebagai bonekanya, ia sering melakukan banyak kontroversi dengan mengatasnamakan anaknya. Hal tersebut membuat Kaisar Nero diam-diam dendam terhadap ibunya itu serta mendapatkan peringatan oleh penasihat kekaisaran.

Suatu ketika Ibu dari Nero berlayar ke sebuah tempat, akan tetapi kapal yang ditumpangi ibunya itu sudah di sabotase oleh Nero agar kapal tersebut tenggelam. Rencananya pun berhasil, kapal pun tenggelam, akan tetapi Agrippina tidak, ia berhasil selamat dan berenang ke pantai.

Dengan kabar bahwa Agrippina masih selamat, membuat Kaisar Nero geram dan memerintahkan 3 orang suruhannya guna membunuh Agrippina. Agrippina pun tewas, dan tentu ini merupakan sebuah bumerang tersendiri bagi Agrippina.

Korban lain dari kelicikan Nero adalah Britannicus, anak dari Kaisar Claudius yang awalnya digadang-gadang menjadi pewaris tahta sang ayah. Nero memperkerjakan seorang ahli dalam racun yang juga merupakan orang yang sama ketika meracuni Claudius.

Britannicus mulanya diberi minuman panas yang telah dicicipi oleh pelayan istana. Namun, Britannicus meminta agar minuman tersebut didinginkan terlebih dahulu. Maka, pada saat itulah racun dibubuhi ke minumannya dengan air dingin. Setelah meminun air tersebut, Britannicus kehilangan suara serta sulit bernapas. Pada akhirnya ajal menjemputnya menyusul sang Ayah.

Kaisar yang Narsis dengan Melakukan Pertunjukkan Terbuka

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Selain memiliki sifat yang egois dan licik, Kaisar Nero juga menyimpan safat yang narsis, ia selalu ingin menjadi bahan perhatian serta menganggap bahwa dirinya merupakan orang yang multitalenta.

Kaisar Nero sering melakukan pertunjukan terbuka dengan penampilan dirinya yang bernyanyi serta bermain musik. Ia mengundang rakyat kecil untuk menonton pertunjukannya itu. Anehnya, Nero tidak pernah mengizinkan orang yang diundangnya untuk meninggalkan pertunjukkan hingga acaranya selesai. Meskipun, suara sang Kaisar biasa-biasa saja, dan dapat tergolong kurang sedap untuk didengar.

Kaisar Nero Membunuh Dua Istrinya

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Kaisar Nero memiliki 3 orang istri, yakni Claudia Octavia, Poppaea Sabina, dan Statilia Messalina. Claudia Octavia yang merupakan anak dari Kaisar Claudius itu sering dicekik oleh Nero, akan tetapi ia tidak berhasil untuk membunuhnya.

Claudia Octavia difitnah oleh Nero dengan tuduhan perzinahan, kemudian ia dibuang oleh sang kaisar ke Pulau Pandateria. Namun, pengusiran itu membuat banyak protes berdatangan dari penduduk Roma. Akan tetapi, beberapa hari setelahnya ia dibunuh dalam sebuah ritual bunuh diri Romawi. Kondisi Octavia ketika mati cukup tragis, mati lemas dalam bak uap dan kepalanya hampir putus.

Nasib Poppea Sabina pun tidak jauh lebih baik dari Claudia Octavia. Setelah kematian ibunya, Nero dibujuk oleh Sabina untuk membunuh Octavia. Setelah resmi menjadi istri Nero, Sabina hamil dari anak Nero. Akan tetapi, justru Nero menceraikan istri keduanya itu. Adapun kematian Sabina masih “abu-abu”, akan tetapi banyak anggapan bahwa ia mati karena perutnya ditendang oleh Nero saat hamil anak keduanya.

Membakar Kota Roma

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Pada tanggal 18 Juli 64 Masehi, terjadi sebuah kebakaran besar yang menghanguskan Kota Roma beserta isinya. Kebakaran itu berlangsung selama 39 hari yang memusnahkan tempat tinggal penduduk setempat, sehingga banyak penduduk yang luntang-lantung tidak jelas.

Bukannya simpati dan tanggap akan bencana besar ini, justru Kaisar Nero berpakaian opera dan berdiri di menara sambil memetik instrumen Lira. Ia seolah-olah tidak peduli dengan kejadian itu dan justru terlihat sangat bahagia. Sebuah kabar burung mengatakan bahwa Nero-lah dalang utama dari pembakaran ini, namun itu semua tidak menemui bukti yang kuat.

Baca juga : Siapakah Sebenarnya Sosok Dewi Fortuna? Dewi yang Namanya Sering Disebut Komentator Sepakbola

Pada waktu yang bersamaan juga, ia justru membangun istana emasnya yang bernama Domus Aurea. Sebuah tindakan yang menjengkelkan karena bahagia di atas kesengsaraan rakyat Roma kala itu. Saat menghadapi tudingan bahwa ialah dalang dari semuanya, Kaisar Nero justru memfitnah umat kristiani sebagai dalang dari semuanya.

Membantai Umat Kristiani

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Setelah membuat kabar bohong dengan menuduh umat kristiani sebagai dalang dari terbakarnya Kota Roma, umat kristiani disiksa dan dibunuh dengan cara yang tidak manusiawi serta dieksekusi di depan umum.

Beberapa orang kristiani dijebloskan ke dalam kandang harimau guna menjadi santapan sang hewan karnivora itu. Ada juga yang disalib lalu dibakar, bahkan beberapa diantaranya disalib dengan posisi terbalik.

Memang tidak mengherankan jika umat kristiani menjadi sasaran fitnah Kaisaran Nero. Pada waktu itu, umat kristiani merupakan penduduk dengan kelas ekonomi menengah ke bawah, sehingga mudah untuk ditindas.

Menikahi Budak Laki-Laki Hanya Karena Mirip dengan Mantan Istri

kegilaan-kegilaan-kaisar-nero-bahkan-hingga-menikahi-budak-laki-lakinya-karena-mirip-mantan-istri

Pada 67 M, sebuah kejadian unik nan menggelikan terjadi, seorang budak laki-laki yang bernama Sporus dikebiri oleh Kaisar Nero. Kemudian, Nero menikahinya karena Sporus memiliki kemiripan dengan istri keduanya yang sudah meninggal, Poppea Sabina.

Nah, itulah beberapa kegilaan-kegilaan Kaisar Nero yang mungkin menarik untuk Anda baca. Sebenarnya, Nero bukanlah kaisar gila satu-satunya. Caligula, yang merupakan kakak dari ibunya juga memiliki sifat yang serupa.

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles