Benarkah Neil Armstrong Mendengar Adzan di Bulan dan Masuk Islam?

ENSIPEDIA.ID, Jember – Nama Neil Armstrong menjadi terkenal setelah ia dan dua rekannya–Buzz Aldrin dan Michael Collins–menjadi manusia pertama yang mendarat di Bulan. Pendaratannya itu menjadi peristiwa yang besar bagi Amerika Serikat secara khusus dan dalam sejarah umat manusia secara umum.

Selain karena keberhasilannya menjadi manusia pertama yang mendarat di bulan, nama Neil Armstrong semakin dikenal oleh masyarakat–khususnya umat muslim– terkait dengan isu yang menyatakan bahwa dirinya mendengar suara adzan di bulan dan kemudian menjadi seorang mualaf

Lantas, benarkah bahwa Neil Armstrong mendengar lantunan adzan ketika berada di bulan? Apakah ia seorang mualaf? Simak penjelasannya di bawah ini.

Sebuah media AS, CBS news merilis sebuah laporan tentang 11 mitos Neil Armstrong pada 18 Juli 2014. Mitos terkait dirinya yang mendengar adzan lalu masuk Islam menempati urutan ke-10. Dalam rilisnya media tersebut, Armstrong mengaku bahwa dirinya tidak pernah mendengar adzan ketika di bulan dan tidak memiliki keinginan untuk menjadi seorang muslim.

Pada tahun 1980-an, pemerintah AS dalam hal ini Departemen Luar Negeri juga turut membantu Armstrong untuk membantah isu-isu yang beredar tersebut dengan cara mengumpulkan para jurnalis Timur Tengah dan mengabarkan informasi yang sebenarnya.

Selain itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengirimkan pesan kepada kedutaan dan konsulat negara-negara yang mayoritas beragama Islam. Salah satu isi pesan tersebut adalah Neil Armstrong tidak menjadi seorang mualaf dan tidak memiliki rencana atau keinginan untuk mengunjungi tempat-tempat di luar negeri guna mengikuti aktivitas keagamaan Islam.

Hal tersebut juga diperkuat kuat dengan sebuah surat balasan dari Neil Amstrong kepada Mr. Wahuddudin Khan (President Islamic Center) di New Delhi, India yang isinya serupa dengan surat bantahan dari pemerintah Amerika Serikat.

Mr. Wahuddudin Khan

President Islamic Center Delhi

Terima kasih atas kebaikan surat Anda

Laporan tentang saya masuk Islam, karena mendengar suara adzan di bulan dan di Kairo (saya bahkan belum pernah ke Mesir sekalipun) semuanya tidaklah benar.

Beberapa majalah dan surat kabar di Malaysia, Indonesia, dan tempat lain telah menerbitkan laporan ini tanpa verifikasi. Saya mohon maaf atas ketidakmampuannya yang ditimbulkan oleh jurnalisme yang tidak kompeten ini kepada Anda.

Ttd Neil A. Armstrong

Meskipun sudah dibantah oleh beberapa pihak, banyak media yang justru memutarbalikkan fakta dengan menuduh bahwa AS tidak terima kalau “pahlawannya” dikenal sebagai seorang muslim. Menurut mereka, Neil Armstrong tidak mengakui bahwa dirinya adalah seorang muslim karena permintaan dari Amerika Serikat

 

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles