10 Aturan Aneh dan Kejam di Korea Utara

ENSIPEDIA.ID – Korea Utara selalu dikenal dengan tertutupnya hubungan mereka kepada dunia luar. Selain tertutup, Korea Utara dikenal dengan negara yang keras akan aturannya. Bahkan saking kerasnya aturan, tidak ada yang berani untuk mengutarakan pendapat kepada pemerintahnya sendiri. Banyak orang bertanya-tanya seperti apa sih aturan di Korea Utara itu? Berikut 10 aturan aneh dan kejam di Korea Utara.

Dilarang Mendengar Musik dan Menonton Film Luar Negeri

Mendengar Musik dan Menonton Film Luar Negeri Dianggap sebagai Tindakan Kriminal di Korea Utara. Bahkan pada 2015, Kim Jong-un mengeluarkan aturan menghapus semua kaset dan CD lagu-lagu luar negeri untuk menghilangkan perbedaan selera dan pendapat musik & film (Kpop dan Wibu contohnya). Hukuman untuk aturan ini tergantung asal lagu tersebut, misal menonton film Amerika akan dieksekusi, sedangkan menonton film India hanya akan dipenjara, dan bagi penyebar film pornografi akan dihukum mati.

Dilarang Tidur saat Kim Jong-un Sedang Berbicara

Tertidur saat Kim Jong-un sedang berbicara akan dihukum berat. Menteri Pertahanan Korea Utara, Hyong Yong-chol dihukum mati dengan ditembak artileri anti-pesawat pada 2015 di depan rakyat Korea Utara dikarenakan tertidur saat kegiatan yang dihadiri oleh Kim Jong-un.

Dilarang Memakai Jeans, Bikini, dan Pakaian Layaknya Orang Barat

Orang Korea Utara tidak diijinkan untuk memakai jeans karena dianggap simbol kapitalisme. Untuk perempuan wajib memakai rok yang menutupi kaki hingga bawah lutut, dan pakaian bikini sangat tidak diperbolehkan untuk dipakai di Korea Utara.

Saluran Televisi Korea Utara hanya 4, dan Dikontrol oleh Pemerintah

Saluran Televisi yang beroperasi di Korea Utara hanya ada 4, yaitu Korean Central Television, Mansudae, Athletic Television, dan Ryongnamsan. Dan keempat kanal televisi ini dikelola dan dikontrol oleh pemerintah Korea Utara sendiri.

Internet Hanya Boleh Diakses oleh Orang-Orang tertentu

Internet hanya bisa diakses melalui layanan internet mereka yang bernama “Kwangmyong”. Layanan internet ini diluncurkan pada tahun 2000 silam. Namun tidak sembarang orang bisa mengakses internet ini. Yang bisa mengakses internet hanya para politisi beserta keluarganya, siswa di sekolah elit, dan militer cyber mereka. Meski orang-orang tersebut dapat mengakses internet, mereka hanya bisa mengakses 28 website yang dinaungi oleh pemerintah sendiri. Sistem Operasi (OS) yang diguanakan bukanlah Windows maupun Mac seperti pada umumnya, melainkan Red Star OS.

Profesi Warganya Ditentukan oleh Pemerintah

Pemilihan karir masa depan atau profesi setiap warganya hanya pemerintah yang boleh menentukannya. Mereka yang tidak mematuhi aturan ini akan dikirimkan ke kamp untuk kerja paksa.

Hanya 28 Potongan Rambut yang Diperbolehkan

Pada 2013, Kim Jong-un mengeluarkan aturan hanya 28 potongan rambut yang diperbolehkan, potongan rambut diluar 28 jenis yang telah ditentukan dianggap tindakan kriminal. 28 potongan rambut yang diperbolehkan 18 jenis diantaranya diperuntukkan untuk perempuan dan 10 sisanya untuk laki-laki.

Pemerintah Menentukan Tempat Tinggal Warganya

Pemerintah akan menentukan di kota mana seseorang akan tinggal tergantung sebesar apa pengaruh mereka kepada negara. Dan untuk tinggal di ibu kota Pyongyang memerlukan ijin dari pemerintah.

Tidak Dibelakukannya Kebebasan Beragama

Korea Utara merupakan negara atheis yang tidak mengijinkan warganya untuk memiliki agama orang-orang barat. Siapapun yang menyebarkan alkitab akan dieksekusi depan umum. Pada tahun 2014, warga Amerika Serikat bernama Jeffrey Edward Fowle ditangkap oleh aparat Korea Utara, dan dipenjara selama 5 bulan dikarenakan dia membawa alkitab dan meninggalkannya di sebuah toilet restoran.

Jika Seseorang Bunuh Diri, Seluruh Keluarganya akan Dihukum

Bunuh diri dilarang di Korea Utara. Apabila seseorang bunuh diri, maka seluruh anggota keluarganya akan dihukum. Dan apabila salah satu anggota keluarga melakukan tindakan kriminal, maka 3 generasi di keluarganya akan dihukum.

Latest articles