Ensipedia.id – Tasikmalaya Pembangunan potensi desa melalui pengembangan Bumdes atau Badan Usaha Milik Desa tentu menjadi perhatian masyarakat desa agar mampu berkorespondensi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang reliabel. Tentu pembangunan ekonomi yang berkualitas memiliki tantangan tersendiri khususnya dalam pembangunan desa yang koheren dengan culture masyarakat. Pembangunan desa yang berkemajuan tentunya dapat dilihat dari indikator seperti perubahan sektor ekonomi (perubahan PDRB ADHK) pada masing-masing sektor (17 sektor). Dalam adaptasi perubahan tersebut, Bumdes memiliki peluang untuk mengembangkan sektor yang menjadi unggulan pada wilayah masing-masing yang dapat menjadi sektor kontributor terbesar dalam PDRB masing-masing wilayah. 

Bumdes sebagai penyalur sektor ekonomi, apakah masih reliabel?

Dalam menjawab Bumdes sebagai kontributor pembangunan ekonomi desa, pentingnya melakukan analisis dalam komoditas yang diproduksi dan seberapa besar impact dalam pembangunan ekonomi. Dalam segmen komoditas kopi, salah satu Bumdes yang telah memproduksi kopi dengan kualitas internasional dan masih kurang terkenal adalah kopi produksi dari Bumdes Gemata Taraju dengan ekspor yang berhasil diekspor ke negara Mesir. Dengan modal sebesar Rp15.000.000 dapat dikembangkan hingga menghasilkan keuntungan sebesar lebih dari Rp200.000.000 per tahunnya dengan memanfaatkan komoditas kopi yang telah diekspor dengan jenis kopi arabica.

Sektor ekonomi yang reliabel dapat teinduksi dari peran Bumdes yang signifikan apabila dalam ranah desa. Pengembangan Bumdes dapat menjadi injektor pertumbuhan ekonomi. Namun sayangnya, masih banyak kendala dalam pembangunaan Bumdes itu tersendiri. Sehingga, pemanfaatan dari Bumdes masih jauh dari kata layak. Dana yang mengalir dari pemerintah untk mengembangkan Bumdes masih jauh dari kata efektif dan proporsional dalam pengembangkan sektor yang diampu. Pengembangan Bumdes dapat menjadi koefisien penting pembangunan desa dengan kriteria yang telah dibutuhkan dan sesuai dengan culture pada suatu desa.

Apakah perkembangan Bumdes dapat menjadi koefisien pembangunan desa secara primer?

Peran Bumdes selain memberikan ruang dalam berwirausaha, pengembangan Bumdes dapat menjadi koherensi pemangunan desa dengan memanfaatkan keunggulan sumber daya yang ada. Semakin baik pemanfaatannya, semakin koheren pembangunan desanya. Berdasarkan alasan tersebut, pembangunan dengan memperhatikan korespondensi pembangunan yang baik dapat menjadi suatu opsi dan elemen yang dapat dipertimbangkan. Sehingga pemanfaatan sumber daya yang ada pada suatu desa dapat menjadi nilai lebih suatu Bumdes dalam pembangunannya. 

Kesimpulan

Pembangunan Bumdes dapat menjadi injektor dalam koherensi pembangunan berkelanjutan suatu desa. Sehingga pertumbuhan ekonomi pada sektor unggulan suatu desa dapat memberikan stimulus lebih dalam implementasi pembangunan desa. Pembangunan dengan basis pemberdayaan bumdes desa dapat menjadi opsi penting dalam meningkatkan pendapatan atau pemasukan desa. Sehingga, income yang masuk dapat meningkatkan efektivitas kinerja Bumdes secara prospektif dan memiliki daya saing dengan produk yang dihasilkan dari perusahaan swasta. 

Dokumentasi Bumdes Taraju, 2021

Dokumentasi Bumdes Taraju, 2021