Buat Konten Unboxing Ilegal Motor Ducati, Panitia Lokal WSBK Mandalika Akhirnya Dipecat

ENSIPEDIA.ID, Kendari – Sirkuit Mandalika akan menjadi arena pertarungan dalam World Superbike (WSBK). Sebelum acara ini dihelat, viral di media sosial terkait seorang panitia lokal yang memicu kemarahan dan kegeraman netizen.

Oknum tersebut melakukan pembukaan kotak kargo atau unboxing secara ilegal dan tanpa izin. Hal tersebut tentunya membuat citra buruk bagi Sirkuit Mandalika pada khususnya dan masyarakat Indonesia sebagai tuan rumah pada umumnya.

Pada dasarnya, pembukaan kargo merupakan hal yang sensitif, pasalnya di dalam banyak hal-hal yang bisa merugikan pihak pemilik dalam hal ini Ducati. Kerugian tersebut bisa berupa manipulasi kendaraan ataupun mencontek informasi sensitif dari strategi tim maupun kualitas motor. Lazimnya, kargo hanya boleh dibuka oleh tim pemilik ataupun otoritas kepabeanan.

Membuat Pihak Ducati Geram

Pihak Ducati setelah mengetahui kejadian tersebut tentunya merasa geram dengan kelakuan oknum tersebut. Hal ini diungkap oleh Direktur Sport Ducati, Corse Paolo Ciabatti yang mengatakan bahwa insiden ini merupakan suatu kemunduran bagi dunia motor balap.

“Seperti kita ketahui bersama, di dunia motorsport kejadian seperti ini pernah terjadi di negara-negara berkembang, 40 tahun lalu,” ucap Corse dalam sebuah laporan.

Kemarahan pihak Ducati akibat insiden ini membuat citra dan nama baik Sirkuit Mandalika menjadi buruk. Oknum yang melakukan tindakan tidak etis tersebut diduga melakukannya demi konten yang akan di-upload di sosial media. Foto dan rekamannya pun akhirnya tersebar hingga diterima oleh pihak Ducati.

Permohonan Maaf Direktur Eksekutif SBK, Oknum Akhirnya Dipecat

Laporan tersebut akhirnya ditindaklanjuti oleh Direktur Eksekutif SBK, Gregorio Lavilla. Ia meminta maaf atas kejadian tersebut. Ia pun mengambil langkah tegas dengan melakukan pemecatan kepada oknum tersebut.

“Kami minta maaf sebesar-besarnya. Insiden ini di luar kontrol kami. Karyawan yang membuka kargo tersebut sudah dipecat,” kata Lavilla dilansir dari CNN Sport.

Penyelidikan atas kasus tersebut masih ditangani oleh internal dari MGPA. Belum diketahui pula berapa jumlah kargo yang dibuka oleh oknum tersebut. Kejadian tersebut pastinya membuat nama baik Sirkuit Mandalika dan Panitia Indonesia tercoreng.

Di sisi lain, akun Twitter bernama @deddy_irawan87 mengaku sebagai PH dari PT. Bakhtera Freight Worlwide mengklarifikasi kejadian tersebut.

“Hallo, saya PH dari PT. Bakhtera Freight Worldwide selaku perusahaan yg di tunjuk secara resmi untuk pengurusan clerance customs gelaran di lombok, dgn adanya hal ini, pihak yg dirugikan adalah kami & beacukai, boleh kah kami meminta info lebih atas akun soul kota lombok?” cuitnya di Twitter.

Foto karyawan yang beredar di sosial media rupanya bukan oknum yang dimaksud.

“Karyawan di pecat itu rekomendasi dan statment kami, selain itu picture yang dipergunakan media untuk framing berita nya juga salah, karena picture tersebut (ada videonya juga) adalah petugas kami yg sedang persiapkan periksa fisik oleh BC di dampingi perwakilan asing,” ungkapnya.

Latest articles