Belum Genap Dua Bulan Menjabat, Kades di Banyuasin Bangun Jalan Pakai Uang Pribadi

ENSIPEDIA.ID, Jember – Salah seorang Kepala Desa (Kades) Muara Baru, Air Kumbang, Banyuasin, Sumatera Selatan bernama M. Adam mendadak viral setelah membangun jalan desa sepanjang 4 kilometer dengan menggunakan uang pribadi. Padahal, ia baru saja dilantik pada 11 Februari 2022 lalu.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, Adam mengaku prihatin terhadap desanya yang susah akses jalan. “Iya betul, kurang lebih 4 kilometer, tidak hitung dananya berapa yang penting bisa dipakai masyarakat,” kata Adam.

Meskipun menggunakan uang pribadi, Adam enggan untuk membeberkan besaran uang yang harus ia keluarkan untuk melakukan pembangunan jalan.

“Kalau perkiraan dana belum tahu, saya hanya menugaskan pekerja untuk terus melakukan pekerjaan pembangunan jalan itu. Urusan biaya tidak terlalu pusing, berapa pun biayanya tidak jadi masalah, yang penting bisa dilewati kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adam juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin untuk dibuatkan sebuah jembatan besar karena jembatan yang ia bangun saat ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua saja.

“Saat ini sudah ada enam jembatan kecil yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Tapi untuk membangun jembatan besar yang bisa dilintasi kendaraan mobil, kita minta bantuan ke Pemkab,” jelasnya.

Hal terpuji lainnya yang dilakukan Adam adalah dengan tidak menerima gaji Kades yang berjumlah 3 juta rupiah. Gaji yang seharusnya diterimanya itu akan dialokasikan untuk pembelian mesin pencetak batako dari Surabaya. Dengan mesin tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan baru sebagai pengrajin batako bagi masyarakat setempat.

Wakil Ketua BPD Desa Muara Baru, Indra Yuda menjelaskan bahwa batako tersebut akan dibeli oleh desa dan disumbangkan kepada warga yang membutuhkan, khususnya bagi warga yang kondisi rumahnya tidak layak untuk ditempati.

“Rencananya untuk satu rumah warga yang tidak layak akan mendapatkan bantuan 1.000 batako. Seperti dinding rumah yang terbuat dari kayu dan atap rumah dari daun,” kata Indra Yuda seperti dilansir dari Sindonews.

Melihat segala kemurahan hatinya, ternyata M. Adam merupakan warga asli setempat dan memiliki kekayaan yang tak bernilai. Diketahui bahwa orangtuanya merupakan perintis desa tersebut dan mempunyai 13 hektar kebun kelapa yang sudah berproduksi.

Adapun sumber kekayaan lain dari sang kepala desa adalah memiliki 8 hektar perkebunan sawit dan diketahui bahwa dia sudah mahir berwirausaha sejak muda dengan mengekspor kelapa ke luar negeri.

Menanggapi pemberitaan ini, Bupati Banyuasin, Askolani Jasi, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh sang kepala desa. Menurutnya, kebaikan hati Adam dapat menjadi contoh bagi kepala desa lain.

“Kades ini bisa menjadi contoh, sebagai kepala desa yang dipercaya dia membuka jalan bagi masyarakat dengan uang pribadi dan juga gotong royong masyarakat,” katanya.

Askolani juga menyatakan bahwa pihaknya akan ikut membantu pembangunan jalan Desa Muara Baru dengan mengirimkan beberapa alat berat. “Kami cek langsung ke lapangan, apa saja yang dibutuhkan, seperti alat berat dan lainnya, agar jalan bisa digunakan masyarakat,” ujarnya, seperti dilansir dari Kumparan.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles