Badai Matahari Mengancam Bumi: Benarkah Akan ada Kiamat Internet? Simak Penjelasannya

Dewasa ini, ramai diperbincangkan di media sosial perihal badai matahari yang mengancam bumi. Hal ini menjadi ramai, lantaran disertai pula penelitian para ahli bahwa badai ini dapat menimbulkan kiamat internet atau hilangnya jaringan internet di bumi.

Ketakutan inilah yang membuat banyak netizen bertanya-tanya; benarkah demikian? Namun sebelum itu, tahukah kamu apa itu badai matahari? Jika belum, yuk ketahui terlebih dahulu pengertiannya.

Kenali Apa itu Matahari dan Badai Matahari

Matahari adalah bintang yang menjadi pusat tata surya. Matahari memiliki massa dan gaya gravitasi yang sangat kuat sehingga menjadi yang terbesar gaya magnetnya dibandingkan bintang-bintang lainnya.

Aktivitas matahari bersifat dinamis atau dapat berubah-ubah seiring waktu yang dapat mengakibatkan terjadinya badai matahari.

Badai matahari atau solar storm adalah ledakan dahsyat plasma dan partikel bermuatan yang saat itu juga matahari mengeluarkan gelombang elektromagnetik ke tata surya. Ledakan itu terdiri dari suar matahari (Ledakan besar di atmosfer matahari), lontaran massa korona (Lontaran besar plasma dari korona matahari) dan bintik matahari.

Nah, sudah tahukan pengertian dari badai matahari? Lanjut ke pembahasan awal, ya!

Kenali Apa itu Matahari dan Badai Matahari

Badai matahari memang aktivitas yang wajar dilakukan oleh matahari, tetapi aktivitas yang terlalu besar juga dapat berdampak bagi kehidupan di bumi.

Bahkan, bumi kita sendiri sudah sering diterpa kabut partikel magnet atau biasa disebut angin matahari. Namun kabar baiknya, medan magnet sebagai perisai dan pelindung bumi dapat menahan partikel tersebut sehingga tidak terlalu berpengaruh ke bumi. Nah, angin matahari yang terlalu dahsyat sering dikatakan sebagai badai matahari.

Baru-baru ini ada penelitian di konferensi komunikasi data SIGCOMM 2021 tentang badai matahari yang dapat berdampak bagi bumi. Mereka memperingatkan bahwa aktivitas ekstrem luar angka seperti ini dapat menjadi petaka bagi kehidupan modern.

Asisten profesor di University Of California bernama Sangeetha Abdu Jyothi menuliskan pendapatnya tentang peristiwa badai matahari di makalah penelitian barunya.

Ia menjelaskan bahwa badai matahari dapat mengakibatkan “kiamat internet” atau matinya jaringan internet di bumi. Tentu peristiwa ini tidak sebentar, bahkan bisa terjadi dalam waktu berbulan-bulan.

Namun, Abdu Jyothi menambahkan cuaca ekstrem luar angkasa yang dapat berdampak langsung bagi bumi kemungkinannya hanya 1,6% hingga 12% per-dasawarsa. Infrastruktur yang ada saat ini juga belum siap dalam menghadapi bencana seperti itu.

Dengan matinya jaringan internet, akan menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaannya. Kita tahu saat ini kehidupan modern sudah sangat bergantung pada internet global, mulai dari pekerjaan hingga aktivitas sehari-hari tak bisa lepas dari penggunaan internet.

Untuk menghadapi pandemi saja kita belum siap, bagaimana jika bumi mendapatkan serangan cuaca ekstrem dari luar?

“Dampak ekonomi dari gangguan internet selama sehari di Amerika Serikat diperkirakan lebih dari $7 miliar.” Tutur Abdu Jyothi.

Mengapa Badai Matahari dapat Mengakibatkan Kiamat Internet? 

Badai matahari dapat mengakibatkan kiamat internet atau padamnya jaringan internet | Nieuws Feiten

Studi ini menjelaskan bahwa internet yang menggunakan serat optik atau fiber optic tidak akan terlalu berisiko jika terjadi badai matahari. Aktivitas arus dari gelombang magnetik tidak akan memengaruhi kinerja serat optik.

Namun, badai matahari justru dapat menganggu kabel bawah laut yang menghubungkan koneksi internet antar negara dan benua. Hal ini menyebabkan konektivitas padam dan sebagian besar dari kita akan beralih ke mode offline.

Tak hanya internet, badai matahari juga dapat menganggu jaringan listrik seperti yang pernah terjadi pada 1989 di Quebec, Kanada. Hampir selama 12 jam aktivitas perekonomian lumpuh total dan sekolah-sekolah diliburkan akibat listrik yang padam. Wah, ternyata sangat merugikan, ya.

Perlu diketahui, badai matahari dibedakan dalam 3 kelas. X untuk menandakan badai yang terkuat, M yang menengah dan C yang paling lemah/kecil.

Tidak dapat dipungkiri, badai matahari memang dapat terjadi kapan pun, tergantung dari aktivitas matahari itu sendiri. Jika suatu saat nanti terjadi badai matahari di bumi, semoga tidak terlalu berpengaruh untuk kehidupan modern kita.

Saya cukupkan informasi mengenai badai matahari dan dampaknya sampai sini. Terima kasih.

Hilmi Harsaputra
Menyukai bidang sosial-hukum, sosial-budaya, geografi, dan astronomi.

Latest articles