Anak Buahnya Terjerat Kasus Minyak Goreng, Mendag Lutfi: Saya Kaget dan Prihatin

ENSIPEDIA.ID, Jember – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengaku sangat kaget dan prihatin setelah mengetahui salah satu anak buahnya terjerat kasus perizinan ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah (korupsi minyak goreng).

Lebih parahnya lagi, orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) merupakan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana, pejabat golongan PNS tertinggi atau eselon I.

“Menanggapi terjeratnya salah satu pejabat Kemendag, saya terkejut dan prihatin. Saya sampaikan pada internal Kementerian Perdagangan dan masyarakat terkait perkembangan terakhir,” tulis Lutfi di Instagram resminya

Lutfi juga menambahkan bahwa pihaknya mendukung langkah hukum yang diambil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada bawahannya jika memang terbukti bersalah atas kasus perizinan ekspor crude palm oil (CPO).

“Kami mendukung proses peradilan dan penegakan hukum yang sedang berjalan. Kami akan selalu kooperatif dan suportif dalam membantu tugas para penegak hukum,” ujar Lutfi.

“Sebagai pimpinan di Kemendag, saya percaya loyalty is top down, bukan bottom up. Tentunya kami menyediakan bantuan hukum bagi seluruh pegawai Kemendag dalam menjalankan tugasnya, selagi semuanya bekerja dalam alur dan pekerjaannya sebagaimana mestinya demi kepentingan rakyat Indonesia,” tutur Lutfi.

“Perkembangan terakhir ini merupakan titik terang dari ikhtiar yang kita upayakan selama ini untuk mengatasi permasalahan utama, yakni isu kelangkaan minyak goreng. Sampai isu ini sepenuhnya teratasi, pekerjaan rumah kami masih belum selesai,” sambunnya.

Menanggapi kasus mafia minyak goreng yang ternyata tersangkanya adalah “orang dalam”, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng.

“Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis, 28 April 2022 sampai batas waktu yang ditentukan,” kata Jokowi.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles