Adi Utarini, Orang Indonesia yang Masuk Daftar Orang Berpengaruh Dunia 2021

ENSIPEDIA.ID, Jember – Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D adalah satu-satunya orang Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar 100 Orang Paling berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah Time.

Baru-baru ini majalah TIME merilis daftar 100 orang yang paling berpengaruh di dunia pada tahun 2021. Terdapat sejumlah nama-nama yang sudah tidak asing lagi kita dengar, seperti Pangeran Harry dan Meghan, Naomi Osaka hingga Kate Winslet.

Namun, diantara 100 nama-nama orang yang berpengaruh di dunia tersebut, terselip satu nama orang Indonesia yang merupakan salah satu profesor dari Universitas Gajah Mada, yakni Adi Utarini. 

Lantas, siapa sebenarnya beliau ini? Dan mengapa ia masuk ke dalam 100 orang berpengaruh versi majalah TIME? Simak penjelasannya di bawah ini.

Profil Singkat Adi Utarini

adi-utarini-orang-indonesia-yang-masuk-daftar-orang-berpengaruh-dunia-2021
Professor Adi Utarini yang sedang berselfie dengan inovasinya membasmi demam berdarah (foto: instagram | @adiutarinimusik)

Adi Utarini lahir pada tanggal 4 Juni 1965. Profesor Uut, sapaan akrab Adi Utarini, merupakan salah satu peneliti Universitas Gajah Mada (UGM) dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK).

Profesor Uut awalnya menempuh pendidikan S1 jurusan pendidikan kedokteran di Universitas Gajah Mada pada tahun 1989. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya S2-nya di UCL Great Ormond Street Institute of Child Health, Inggris (1994) dan Universitas Umeå, Swedia (1997). 

Ia kemudian mendapat gelar doktor pada tahun 2002 di Universitas Umeå, Swedia. Adapun penelitian doktoralnya adalah program pengendalian penyakit malaria di Kabupaten Jepara, Jateng.

Prestasi-Prestasi Adi Utarini

adi-utarini-orang-indonesia-yang-masuk-daftar-orang-berpengaruh-dunia-2021
Kunjungan Melinda French Gates di lab professor Adi Utarini (foto: Instagram | @adiutarinimusik)

Sebelum namanya tenar setelah masuk ke dalam daftar 100 orang yang berpengaruh di dunia versi majalah Time, Utarini juga pernah terpilih ke dalam sepuluh ilmuwan paling berpengaruh tahun 2020 versi Nature’s 10.

Kepada Surat Kabar Kompas, awalnya Professor UGM ini terkejut karena namanya tercantum ke dalam 10 ilmuwan tersebut. Guna memastikannya, ia menghubungi Scott O’Neill, Direktur WMP di Vietnam. Ternyata memang benar bahwa ia masuk ke dalam 10 ilmuwan berpengaruh tahun 2020 tersebut.

Adapun penghargaan yang baru-baru ini yang ia dapatkan versi majalah TIME merupakan rekomendasi dari mantan istri founder Microsoft, Bill Gates, yaikni Melinda French Gates.

Seperti dilansir dari website resmi TIME, Melinda menceritakan bahwa ia pernah berkunjung ke kediaman Utarini di Yogyakarta. Melinda menyatakan bahwa ia kagum dan bersimpatik kepada Utarini dalam memerangi penyakit demam berdarah.

Melinda menyebutkan bahwa professor UGM tersebut bekerja sama dengan tim peneliti internasional dari Program Nyamuk Dunia untuk mengekang ancaman DBD dengan menginokulasi nyamuk dengan Wolbachia, bakteri yang tidak berbahaya bagi manusia tetapi mencegah nyamuk menularkan demam berdarah melalui gigitannya. 

Dari prestasi tersebut, tentu ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi professor Adi Utarini pribadi atapun bagi Indonesia, hal ini karena negara tercinta kita ini dapat semakin terpandang oleh negara luar ditengah polemik yang sekarang ini banyak terjadi.

Ubay Muzemmil
Gak tau mau ditulis apa

Latest articles